Bermain Boneka Latih Anak Mengenal Emosi

Saat bermain boneka, anak-anak kerap memperlakukannya seperti makhluk hidup.

Mutia Nugraheni
| 4 Februari 2019 10:06

Dream - Boneka jadi salah satu mainan favorit anak-anak. Bentuknya lucu, dengan warna menarik serta bertekstur lembut. Jenis pun beragam, ada yang menyerupai tokoh tertentu, binatang atau berbentuk unik.

Saat bermain boneka, anak-anak kerap memperlakukannya seperti makhluk hidup. Membuat situasi tertentu, membuat percakapan dan yang terpenting, membuat anak-anak belajar. Hal ini mungkin sering tak disadari.

" Saat bermain boneka, anak seperti menciptakan skenario di pikirannya pada kehidupan nyata. Hal ini akan sangat melibatkan kemampuan kognitif dan emosinya. Anak mungkin mempraktikkan empati ketika menjadi dokter-dokteran yang merawat sesosok binatang yang terluka," kata Stephanie Brown, seorang terapis anak, seperti dikutip dari VeryWell.

Tidak heran jika terapis anak sering menggunakan boneka ketika melakukan terapi. Duduk dan melihat anak bermain akan membuat kita tahu apa emosi yang sedang dirasakan, bagaimana imajinasi dan pemikirannya berkembang.

Selain psikologi, boneka dan figur memungkinkan anak untuk menciptakan dunia apa pun yang diinginkannya saat itu.

Balita suka segala macam boneka dan tokoh. Sebaiknya pilih yang tidak berbaterai. Bermainlah bersama anak dan biarkan ia mengatur semuanya.

" Boneka dan figur juga membantu balita, baik lelaki maupun wanita, keterampilan memecahkan masalah dan kehidupan nyata dengan cara yang aman dan menyenangkan. Terutama jika orangtua ikut bermain dengannya," kata Brown.

Sedih, senang, marah, kesal dan berbagai emosi bisa diperlihatkan melalui permainan boneka. Dengan begitu anak terbiasa menyampaikan emosinya dengan baik. Jadi, ikutlah bermain boneka bersama buah hati.

Topik Terkait :

Tren Busana Muslimah di Panggung indonesia Fashion Week 2019

Jangan Lewatkan