Berikan Nasihat Akhlak Luqman untuk Buah Hati

Akhlak Islami adalah hal mendasar yang wajib diajarkan pada anak-anak.

Mutia
| 10 Agustus 2018 10:12

Dream - Menanamkan akhlak pada anak-anak bukanlah perkara mudah. Orangtua perlu menjadi tauladan dan tak lelah megingatkan buah hatinya untuk bersikap baik dan berakhlak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Salah satu panutan dalam mengajarkan akhlak Islami pada anak-anak adalah Luqman. Ia merupakan seorang lelaki biasa, namun menjalankan tugasnya sebagai ayah luar biasa.

Luqman adalah seorang yang telah berjasa membangun peradaban dengan mendidik anak-anaknya dengan prinsip tauhid (mengajarkan keesaan Tuhan).

Ada enam nasihat akhlak Luqman yang selalu diberikan pada anaknya. Sangat penting bagi Sahabat Dream untuk meneladaninya dan juga menasihati hal ini pada buah hati.

1. Jauhi syirik
Allah Ta’ala berfirman; “ Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “ Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.” (QS. Luqman: 13).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “ Lukman menasehati anaknya yang tentu amat ia sayangi, yaitu dengan nasehat yang amat mulia. Ia awali pertama kali dengan nasihat untuk beribadah kepada Allah semata dan tidak berbuat syirik kepada Allah dengan sesuatu apa pun.

2. Berbakti pada orang tua
Dalam surat Luqman ayat 14, Allah SWT berfirman; " Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu" .

Jangan sampai menyusahkan orangtua. Justru sebagai anak harus membahagiakan dan berbuat baik. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

3. Setiap dosa dan kejelekan akan dibalas oleh Allah
Nasehat ini mengajarkan agar setiap orang mengetahui bahaya jika berbuat dosa. Dan setiap muslim harus yakin bahwa Allah Maha Melihat dan Mengetahui, serta Allah akan membalasnya.

Luqman menasehati; “ Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS. Luqman: 16).

4. Dirikanlah salat, beramar ma’ruf nahi mungkar
Allah Ta’ala berfirman, “ Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)” (QS. Lukman: 17).

Ayat ini menerangkan mengenai keutamaan salat, pentingnya amar ma’ruf nahi mungkar dan perintah untuk bersabar terhadap gangguan atau musibah. Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan mengapa sampai tiga ibadah ini yang menjadi wasiat untuk anaknya.

Yaitu karena tiga ibadah ini adalah induknya ibadah dan landasan seluruh kebaikan. Karena di akhir ayat ini disebutkan, Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Selengkapnya baca di sini

Sumber: Muslim.or.id

 

Selanjutnya :

Siapakah Sosok Luqman yang Dikisahkan Alquran?

Topik Terkait :

Menyusui Juga Perjuangan, Semangat Mom!

Jangan Lewatkan