Bantuan Profesional Kadang Dibutuhkan untuk Saat Anak Alami Kecemasan

Perhatikan intensitas reaksi anak, serta kemampuan mereka untuk tenang dan menyesuaikan diri dari waktu ke waktu.

Mutia Nugraheni
| 8 Februari 2021 14:03

Dream - Anak-anak sering mengalami ketakutan dan kecemasan. Bisa jadi karena gelap, monster yang dilihatnya di video atau televisi atau mungkin, situasi baru dan asing yang baru dialaminya. Orangtua sering menganggap sepele kecemasan yang dialami anak.

Faktanya, hal itu malah bisa memperparah kondisi kecemasan dan meningkat pada level yang lebih parah. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak terkadang juga butuh bantuan profesional untuk mengatasi rasa cemasnya.

" Kecemasan yang normal tidak akan mengganggu kehidupan sehari-hari anak, sementara kecemasan yang lebih parah akan mengganggu. Perhatikan intensitas reaksi anak, serta kemampuan mereka untuk tenang dan menyesuaikan diri dari waktu ke waktu. Jika anak tampak sangat berjuang untuk tenang, ini mungkin lebih dari kecemasan biasa," ujar Dr. Keri Turner, psikolog anak, dikutip dari Mom.com.

Mengalami cemas memang merupakan hal normal bagi anak. Sayangnya pada beberapa kasus, anak mengalami kecemasan dan depresi yang ekstrem atau terus-menerus dan sangat butuh bantuan untuk menanganinya.

" Gugup sebelum ujian atau bangun untuk berbicara di depan kelas adalah normal. Saat gugup memulai sesuatu yang baru, juga normal. Kecemasan saat ke sekolah, situasi baru, berteman, atau apa pun yang menghalangi kualitas hidup anakharus dievaluasi oleh konselor atau profesional medis untuk menemukan akar penyebabnya," kata Turner.

 

Selanjutnya :

Bisa Berkembang Jadi Depresi

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan