Bangun Kepribadian Buah Hati dengan Mendongeng

"Anak yang imajinasinya tinggi, biasanya akan lebih easy going dan problem solving skill-nya baik".

Cynthia Amanda Male
| 4 November 2019 12:03

Dream - Di usia dini, anak dianjurkan untuk mengeksplor banyak hal dan dibebaskan bermain. Hal ini untuk meningkatkan kreativitasnya dan memaksimalkan imajinasinya. 

Salah satu cara untuk memancing kreativitasnya adalah melalui mendongeng. Manfaat membaca dongeng pun bermacam-macam.

Mulai dari mengembangkan imajinasi, meningkatkan kecerdasan, mengasah kemampuan memecahkan masalah dan menguatkan hubungan orangtua dengan anak.

“ Anak yang imajinasinya tinggi, biasanya akan lebih easy going dan problem solving skill-nya baik. Kalau nggak, ya kaku. Sulit adaptasi,” ujar Psikolog Anak, Vera Itabiliana dalam acara Nivea Sentuhan Ibu di CoHive D’Lab, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kemampuan imajinasi yang baik menjadi modal anak ketika memiliki masalah. Sehingga mereka memiliki banyak pilihan solusi dan lebih kreatif dalam berpikir.

Jika imajinasi anak tidak dihargai, konsep diri mereka pun bisa terpengaruh. Mereka akan meragukan kemampuan diri sendiri.

Meskipun mendongeng dianggap mudah dilakukan, namun masih ada orangtua yang malu karena kurang percaya diri. Sebagian orangtua takut ceritanya kurang menyenangkan atau gaya berceritanya tidak ekspresif.

Mindset ibu, mendongeng itu susah padahal hanya pandangan ibu saja. Yang dibutuhkan itu kehadiran dan waktu ibu, apapun ceritanya. Bondingnya akan tetap terasa pada anak. Anak kan juga memiliki kepekaan kalau kita menceritakan pakai rasa,” ujar Ariyo Zidni, pendiri komunitas Ayo Dongeng Indonesia.

Untuk bisa lebih mendalami cerita dan memasukkan nilai moral tanpa menggurui, berikut tips mendongeng dari Ariyo.

Selanjutnya :

1. Jangan batasi imajinasi

Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik

Jangan Lewatkan