Bahaya Sering Menuntut Anak untuk Jadi yang Terbaik

Perlu jadi perhatian bagi para orangtua.

Mutia Nugraheni
| 26 Maret 2021 10:04

Anak yang Terlalu Pintar Berisiko Miliki Gangguan Psikologis

Dream - Banyak orangtua berharap anak-anaknya menjadi seorang yang jenius dan selalu berprestasi dalam bidang akademik. Menjadi jenius dianggap akan jadi batu loncatan yang penting bagi kesuksesan anak di masa depan.

Sayangnya banyak yang tak tahu kalau jenius juga bisa berdampak sebaliknya. Anak yang terlampau pintar di usianya punya rasa frustasi yang berpengaruh kepada kondisi psikologisnya.

Menurut penelitian, anak yang jenius atau terlalu pintar cenderung memiliki gangguan psikologis tertentu. Beberapa orang berpikir bahwa anak yang sangat pintar atau jenius, pasti dididik sejak dini oleh orang tuanya agar lebih berprestasi dari anak yang lain.

Dikutip dari KlikDokter, sebuah survei yang dilakukan pada 2015 menemukan bahwa anak-anak yang memiliki kepintaran berlebih dicurigai memiliki beberapa gangguan psikologis. Untuk membuktikan hal tersebut, ilmuwan meneliti 3.175 anak yang masuk ke dalam American Mensa Society, yakni organisasi bagi orang-orang yang ingin mendapatkan IQ tinggi.

Survei dilakukan guna memeriksa prevalensi gangguan psikologis yang dialami oleh anak-anak dengan kecerdasan tinggi. Dalam penelitian tersebut, peneliti menanyakan berbagai hal kepada peserta untuk mendiagnosis gangguan mood dan kecemasan.

 

Selanjutnya :

Gangguan Mood

Video Podcast #AninBincangSG - Ramadan in Singapore

Jangan Lewatkan