Ayah Bunda, Sudah Penuhi Kebutuhan Emosi Anak?

Kebutuhan emosi anak yang terpenuhi, akan sangat berdampak positif pada kesuksesannya.

Mutia Nugraheni
| 12 Desember 2018 14:06

Dream - Tugas menjadi orangtua bukan sekadar memberi nafkah lahiriah dan kebutuhan material anak-anak, tapi juga memenuhi aspek emosi dan batiniah. Dalam hal memenuhi kebutuhan emosi dan batin, orangtua kerap lupa dan menganggapnya sepele.

Anak butuh fokus perhatian, pelukan, kehangatan dan dukungan moril dalam banyak situasi. Banyak penelitian yang mengungkap, kebutuhan emosi anak yang terpenuhi, akan sangat berdampak positif pada kesuksesannya di masa depan.

" 90% kesuksesan anak dipengaruhi dari ikatan emosial dan spiritual dan hanya 10% yang mempengaruhi IQ anak,” ujar Ayoe Sutomo M.Psi, seorang psikolog anak, beberapa waktu lalu.

Ayoe juga menambahkan bahwa, ada beberapa kebutuhan emosi dasar anak yang harus dipenuhi orangtua. Yaitu rasa aman, rasa sayang dan merasa dibutuhi.

“ Ketiga hal ini bisa dipenuhi kalau orangtua bisa membangun ikatan emosional dengan anak,” ujar Ayu.

Bila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi orangtua, anak bisa memiliki penilaian atau konsep diri yang buruk. Hal ini akan berdampak negatif pada kemampuan sosialisasi dan kesehatan emosinya.

Nah, cara paling mudah untuk memenuhi kebutuhan emosi anak adalah dengan mengajaknya bermain. Saat bermain, anak dan orangtua akan saling tahu kecenderungan emosi masing-masing, melakukan adaptasi dan belajar banyak hal.

" Saat orangtua dan anak sudah memiliki kedekatan emosi yang kuat dan sehat, maka komunikasi akan berjalan baik. Aspek kognitif juga bisa berkembang optimal begitu juga emosinya," ungkap Ayoe.

Laporan Mega Rasmiyati

Topik Terkait :

Women Spirit in Natural & Sustainable Living

Jangan Lewatkan