Ayah Bunda, Bantu Si Remaja Jadi Lebih Mandiri

Antara usia 15 dan 18 remaja akan mulai merasa lebih percaya diri dalam keterampilan pengambilan keputusan.

Mutia Nugraheni
| 4 Januari 2019 12:10

Dream - Membentuk mental mandiri pada anak-anak harus dilakukan sejak dini. Sebagai orangtua kita kerap megira anak belum mampu untuk bisa melakukan hal-hal tertentu dengan kemampuannya sendiri.

Padahal jika dilatih dan dibiasakan, anak bisa melakukan. Pasalnya, anak mulai mengekspresikan sikap mandiri sejak usia balita. Hal ini bisa dilihat bagaimana saat si kecil memilih baju atau sepatu yang diinginkannya.

Mainan yang ingin dibelinya atau makanan yang ingin dinikmati. Saat remaja, anak kemudian berkembanga menjadi pribadi yang lebih kuat.

" Mereka sudah lebih bisa mengemukakan pendapat, keinginan dan argumentasinya. Orangtua kerap kali kesulitan menghadapinya tapi tahapan ini justru sangat krusial dalam hal kemandiriannnya," ujar Rebecca Fraser, seorang psikolog.

Ketika remaja tumbuh dan berkembang, mereka menyadari bahwa situasi yang berbeda membutuhkan solusi yang berbeda. Mereka dapat berpikir secara abstrak, membandingkan pilihan, dan berpikir tentang bagaimana keputusan mereka dapat mengubah suatu hasil.

Secara perkembangan, antara usia 15 dan 18 remaja akan mulai merasa lebih percaya diri dalam keterampilan pengambilan keputusan. Mereka pun sudah tahu bagaimana harus berperilaku dan bersikap lebih mandiri.

 

Selanjutnya :

Cara Melatih Kemandirian

#MovieTalk - Kuambil Lagi Hatiku

Jangan Lewatkan