Antarkan Si Kecil ke Sekolah, Jangan Lakukan Hal Ini

Ketika mereka tak mau berpisah dari orangtua, memang muncul kecemasan luar biasa dalam dirinya.

Mutia Nugraheni
| 3 Agustus 2017 14:03

Dream - Bagi para orangtua dengan anak-anak balita yang bersekolah, salah satu masalah yang sering muncul adalah saat si kecil tak mau ditinggalkan saat sekolah. Anak-anak bisa menangis kencang hingga berguling-guling karena tak mau berpisah dari orangtuanya.

Biasanya ini terjadi pada anak-anak yang bersekolah di jenjang playgroup dan TK. Ketika mereka tak mau berpisah dari orangtua, memang muncul kecemasan luar biasa dalam dirinya. Dalam istilah psikologi dikenal dengan separation anxiety atau kecemasan berpisah.

Hal ini wajar, tapi untuk Anda yang menghadapi tangisan si kecil setiap sekolah ada baiknya ikuti langkah berikut. Bukan dengan selalu menuruti untuk ikut masuk kelas atau pergi diam-diam. Tapi pamit dengan baik dan 'merelakannya' di tangan gurunya.

Jangan kabur begitu saja
Menaruh tas si kecil di kelas, lalu membiarkan ia bermain. Saat si kecil lengah, Anda pun pergi. Sebaiknya hal ini jangan dilakukan. Pamitlah kepadanya, katakan bahwa Anda harus ke kantor atau ada keperluan lain. Nanti ia akan bersama guru dan teman-temannya untuk bersenang-senang di kelas dengan permainan seru. Berikan pelukan dan ciuman hangat.

Jangan menunjukan wajah stres dan panik
Anak-anak sangat sensitif merasakan apa yang dirasakan orangtuanya. Untuk itu cobalah tidak menunjukkan perasaan gundah dan ikut sedih saat si kecil tak mau berpisah. Ingatlah, si kecil berada di sekolah di tangan guru-guru yang berpengalaman dengannya.

Situasi yang paling sering terjadi adalh ritual 'pamit' tak berhasil. Saat orangtua pamit, anak malah menangis kencang dan menggengam pakaian tak mau dilepaskan. Mungkin skenario ini bisa Anda ikuti.

Bunda: Oke kakak Lala, sekarang Bunda pergi dulu. Kakak main dengan teman-teman dan ibu guru ya!

Lala: Tidak mau, Bunda gak boleh pergiii! (menangis)

Bunda: Itu lihat teman-teman main seru banget, kakak main yah, Bunda nanti kembali jemput setelah pulang sekolah

Lala: (menangis makin menjadi)

Bunda: (gendong si kecil dan serahkan pada gurunya) Ibu guru, Lala mau main dan belajar yah, nanti dijemput lagi sama Bunda.

Mendengar anak menangis kencang hingga sesenggukan memang menyayat hati. Tapi percayalah, guru-guru di sekolah akan menanganinya dengan baik. Mereka sudah sangat berpengalaman menghadapi hal tersebut.

Anak juga akan terus belajar kalau berpisah dari orangtuanya dan berada di sekolah adalah hal yang tak perlu dicemaskan. Mereka akan baik-baik saja dan terbiasa, jika orangtua 'melepaskannya' dengan tenang.

Sumber: Scarry Mommy

 

Topik Terkait :

Biaya Haji 2021 Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 juta, Ini Hitunganya

Jangan Lewatkan