Anaknya Sekolah Tatap Muka, Nadiem Ungkap Ingin Menangis

Ia mengungkap anaknya lebih ceria setelah sekolah tatap muka.

Mutia Nugraheni
| 1 Oktober 2021 14:06

Dream - Aktivitas belajar tatap muka masih terus disoroti dan jadi perhatian semua pihak. Terutama para orangtua yang mengkhwatirkan kesehatan dan keselamatan putra putrinya saat belajar di rumah.

Pasalnya vaksin Covid-19 baru tersedia untuk anak usia 12 tahun ke atas. Sementara anak yang usianya di bawah 12 belum mendapat vaksinasi Covid-19. Rasa galau dan haru tampaknya juga dialami Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.

Ia rupanya termasuk orangtua yang mengizinkan anaknya untuk sekolah tatap muka selama pandemi. Dua anak Nadiem masih di bawah 12 tahun sehingga belum mendapat vaksin. Lewat akun Instagram resminya @nadiemmakarim, ayah tiga anak itu mengungkap dirinya hampir menangis melihat anaknya ke sekolah.

 Unggahan Nadiem Makarim

" Saya hampir menangis melihat kedua anak saya kembali sekolah untuk mengikuti PTM Terbatas. Sejak masuk sekolah lagi, saya melihat perilaku mereka menjadi lebih tenang dan santun. Dan yang terpenting, mereka sekarang lebih ceria dalam kesehariannya," ungkap Nadiem.

Mengizinkan anaknya sekolah tatap muka saat pandemi dan belum divaksin tentu bukan tanpa risiko. Menurut Nadiem, dengan sekolah tatap muka, bisa membuat tumbuh kembang buah hatinya jadi optimal, tentunya dengan menjalani protokol kesehatan ketat di sekolah.

" Tentu saya paham dengan risikonya karena pandemi masih berlangsung, tapi sebagai orang tua saya harus memprioritaskan perkembangan dan kebahagiaan mereka," tulisnya.

 

Selanjutnya :

Komentar Bermunculan

Dukung Penanganan Covid-19, Rachel Vennya Malah Terancam 1 Tahun Penjara

Jangan Lewatkan