Anak Usia di Bawah 3 Tahun Sangat Suka Menggigit, Ini Sebabnya

Saat dalam fase oral, bayi suka menggigit dan memasukkan apapun ke mulutnya.

Mutia Nugraheni
| 8 Oktober 2020 10:03

Dream - Anak usia 6 bulan hingga 3 tahun masih dalam tahap fase oral. Dalam fase oral, terjadi perkembangan otot daerah mulut dan pencernaan yang berpengaruh pada perkembangan lainnya seperti berbicara dan makan.

Saat dalam fase oral, bayi suka menggigit dan memasukkan apapun ke mulutnya. Menggigit merupakan respons normal yang menjadi bagian dari perkembangan anak-anak, terutama batita (anak usia di bawah 3 tahun). Menurut statistik, lebih banyak anak laki-laki yang menggigit daripada anak perempuan.

Dikutip dar KlikDokter, kebiasaan anak suka menggigit terutama dalam rentang usia 12 hingga 36 bulan, bisa karena mereka belum dapat berkomunikasi dengan baik dengan bahasa. Oleh karena itu, terkadang anak memilih metode gigitan sebagai suatu bentuk komunikasi.

Selain itu, ada beberapa penyebab anak suka menggigit yang perlu diketahui orangtua. Berikut penyebabnya.

Sedang Tumbuh Gigi
Salah satu alasan mengapa anak menggigit adalah untuk menghilangkan rasa sakit yang dialami ketika tumbuh gigi. Anak usia batita sedang berada dalam fase oral. Dengan kata lain, mereka sangat senang mengeksplorasi dunia dengan menggunakan mulut, salah satunya dengan menggigit benda yang menarik perhatiannya.

 

Selanjutnya :

Penasaran hingga Menunjukkan Ekspresi

Zat dan Bahan untuk Membuat Vaksin COVID-19

Jangan Lewatkan