Anak Kerap Minta Ponsel Pribadi karena Tekanan Teman Sebaya

Peer pressure karena ponsel ini memang sangat berpengaruh pada anak, terutama saat seluruh temannya sudah punya ponsel.

Mutia Nugraheni
| 3 Maret 2021 16:05

Dream - Ponsel pintar saat ini bukan hanya dibutuhkan untuk berkomunikasi, tapi juga pergaulan dan hiburan. Terutama di masa pandemi seperti sekarang, di mana kita tak bisa bebas bersosialisasi.

Jangan kaget jika anak-anak, bahkan yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK), sudah sangat butuh ponsel. Biasanya karena games di dalamnya, lalu pada usia sekolah dasar juga karena ada permainan.

Sementara untuk anak yang lebih besar mulai usia 11 tahun, selain karena hiburan dan komunikasi tapi juga karena tekanan dari teman sebayanya (peer pressure). Mungkin ada orangtua yang berprinsip baru akan memberi ponsel saat anak berusia 13 tahun, tapi dengan rengekan yang terus-menerus hal itu bisa saja luluh.

Peer pressure karena ponsel ini memang sangat berpengaruh pada anak, terutama saat seluruh temannya sudah punya ponsel. Sementara orangtua masih khawatir untuk memberikan.

" Ini memang menakutkan, soal penindasan dan dampak negatif media sosial pada harga diri anak-anak. Belum lagi, alih-alih berbicara dengan teman-teman mereka, mereka akan terpaku pada layar di taman bermain. Pada saat yang sama, perasaan rumit yang mungkin mereka rasakan karena diabaikan karena semua teman mereka mendapatkan ponsel juga nyata," kata Anushka Bandara, CEO Elegant Media, perusahaan pengembangan aplikasi di Australia.

 

Selanjutnya :

Ajukan Pertanyaan Ini

Nagita Positif hamil Anak Kedua

Jangan Lewatkan