Anak Duduk di Bangku SMP, Momen Paling Bikin Ibu Stres

Di usia pra-remaja, anak cenderung ingin memberontak, sudah bisa menentukan apa yang ia mau dan tidak mau.

Mutia Nugraheni
| 31 Oktober 2019 10:02

Cukup Memantau Saja

Gail Saltz, clinical associate professor of psychiatry di Rumah Sakit New York-Presbyterian, mengungkap kalau memata-matai cenderung berkonotasi negatif. Menurutnya, yang sebaiknya dilakukan orangtua adalah memantau anaknya.

"Memantau adalah mengecek aktivitas anak seminggu sekali sedangkan memata-matai, orangtua melakukannya setiap hari," ungkap Saltz.

Lisa Strohman, seorang psikolog remaja memberikan trik. Orangtua dapat menggunakan aplikasi, untuk memantau anak, tapi hal ini harus dilakukan secara terbuka. Bukan diam-diam apalagi menggunakan menggunakan akun palsu.

"Misalnya, bisa buat perjanjian. Mama senang kasih kamu ponsel tapi ada syaratnya ya, kita harus berteman di media sosial. Bukan untuk apa-apa, cuma untuk memastikan kakak/ adik selalu aman," ujar Strohman.

Laporan: Keisha Ritzska Salsabila/ Sumber: Parents

Streaming Mengintip Incaran Rumah Baru Keluarga Anang, Harganya Rp 60 Miliar!

Jangan Lewatkan