Aman Terapi Minyak Esensial untuk Anak, Ini Panduannya

Banyak orangtua memilih menggunakan minyak esensial ketika anaknya terserang penyakit ringan.

Mutia Nugraheni
| 5 Juni 2017 08:04

Dream - Dalam hal meredakan gejala penyakit ringan pada anak, minyak esensial kini sedang naik daun. Banyak orangtua yang memilih menggunakan minyak esensial ketika anaknya terserang flu, demam atau gangguan ringan lainnya.

Hal tersebut karena minyak esensial merupakan bahan alami dan anak tak perlu banyak terpapar obat-obatan yang bisa berdampak buruk pada ginjal dan kesehatannya di kemudian hari.

Ada yang menggunakan minyak esensial dengan mencampurnya dengan krim pelembab namun ada juga yang mengaplikasikan langsung pada kulit anak.

Dina Kulik, seorang dokter anak, mengungkapkan pendapatnya terkait penggunaan minyak esensial. Menurutnya meskipun dari bahan alami tetapi penggunaannya harus tetap hati-hati.

" Tak ada standarisasi khusus dalam penggunaan minyak esensial, baik umur, dosis, cara penggunaan. Hal ini karena belum ada penelitian medis yang mendukungnya. Untuk itu
penggunaannya harus hati-hati, dengan mempertimbangkan adanya kontra indikasi yang bisa membahayakan anak," kata Dina, seperti dikutip dari Todaysparent.

Untuk meringankan pilek Dina menyarankan menggunakan minyak kayu putih yang dimasukkan humidifier. Nantinya udara yang muncul beraroma kayu putih dan bisa membantu
meredakan gejala hidung tersumbat.

" Pastikan anak-anak tidak mengonsumsinya atau menelannya, karena minyak esensial diciptakan bukan untuk dikonsumsi. Risiko keracunan bisa muncul. Akan lebih baik jika sebelum
menggunakannya berkonsultasi dahulu dengan dokter anak," kata Dina.

Ada minyak yang dihirup, ada juga dibalur ke kulit. Untuk yang diaplikasikan ke kulit perhatikan reaksinya, jika muncul kemerahan, gatal atau bintik-bintik, segera hentikan pemakaian,
karena kemungkinan besar hal tersebut reaksi alergi.

 

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan