Aktivitas Sehari-hari yang Membuat Anak Banyak Belajar

Belajar bagi anak-anak akan lebih efektif bila dijalani melalui pengalaman langsung.

Mutia
| 14 Mei 2018 10:03

Dream - Ruang belajar anak bukan hanya kelas-kelas di sekolah. Justru lingkungan sekitar dan hal yang si kecil lihat sehari-hari merupakan 'ruang' belajar utamanya. Belajar bagi anak-anak akan lebih efektif bila dijalani melalui pengalaman langsung.

Hal ini karena kemampuan berpikir dan menalar anak-anak masih terbatas pada hal-hal yang bersifat konkrit dan belum memiliki kemampuan berpikir abstrak. Mengajarkan anak tentang angka dan jumlah misalnya, akan lebih efektif bila anak dapat melihat dan menghitung langsung jumlah barang di depannya.

Oleh karena itu, anak akan optimal belajar dengan menggunakan stimulus-stimulus yang nyata bisa dilihat, dipegang, atau dimainkan langsung oleh mereka. Cobalah untuk menjadikan aktivitas sehari-hari sebagai sarana belajar yang efektif dan menyenangkan bagi anak.

Seperti apa menerapkannya? Simak beberapa contoh di bawah ini.

Belanja ke pasar/supermarket
Ajaklah anak untuk berbelanja ke warung atau supermarket untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Orangtua bisa memberikan tanggung jawab kepada anak untuk membantu proses belanja.

Meminta anak untuk mendorong kereta belanja, kegiatan ini selain bisa mencegah anak lari-lari dengan risiko kehilangan orangtua di tempat umum. Anak juga dapat belajar tentang kerja sama, mengenal barang-barang yang dibeli, dan juga meningkatkan rasa percaya diri anak karena diizinkan untuk membantu dan melakukan sesuatu untuk orang lain.

Tugas rumah tangga
Menyapu, mengepel, memasak, dan kegiatan rumah tangga lainnya juga bisa dimanfaatkan untuk anak-anak belajar. Mendidik anak untuk bertanggung jawab dan mau membantu bisa dilakukan melalui kegiatan rumah tangga ini. Misalnya dengan mengajak anak memasak bersama.

Orangtua bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk mengajarkan anak tentang bahaya api dari kompor, tajamnya pisau, bagaimana berperilaku yang sesuai di dapur. Anak dapat diajarkan tentang konsep kebersihan, berhati-hati, dan menghargai makanan yang telah susah payah disiapkan bersama. Anak-anak juga bisa belajar tentang proses, bahwa untuk mendapatkan suatu hasil segala sesuatu harus melalui proses dan tidak instan.

Selengkapnya baca di sini.

Sumber: Bebeclub.co.id

 

 

Topik Terkait :

Penyebab Meninggalnya Adara Taista, Menantu Hatta Rajasa

Jangan Lewatkan