3 Hal yang Sering Memicu Balita Alami Tantrum

Emosi dan psikologisnya belum mencapai kematangan.

Mutia Nugraheni
| 21 Februari 2019 08:06

Dream - Tantrum atau mengamuk tak terkendali sering terjadi pada anak balita. Mereka bukan hanya menangis, tapi berguling, teriak, memukul orang di sekitar bahkan menyakiti diri sendiri.

Studi menunjukkan bahwa antara 60 dan 90 persen anak usia dua tahun kerap mengalami tantrum. Frekuensinya memuncak antara usia 2,5 hingga tiga tahun, dan bisa terjadi setiap hari. Pada usia lima tahun, frekuensinya akan jauh berkurang.

" Penting bagi orang tua untuk menyadari bahwa mereka tidak dapat mengendalikan emosi karena memang belum matanya secara psikologis," kata psikolog anak Christina Rinaldi dari University of Alberta di Edmonton.

Apa yang dapat dikendalikan, setidaknya sampai batas tertentu, adalah situasi yang cenderung memicu kemarahan anak. Salah satunya adalah mencari tahu hal-hal sering memicu anak menjadi tantrum. Berikut daftarnya.

Selanjutnya :

3 Pemicu Tantrum

Topik Terkait :

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis

Jangan Lewatkan