Fakta Soal Stunting, Penyebab dan Mencegahnya

Cari tahu fakta-faktanya, kesehatan buah hati jadi taruhannya.

Tantiya Nimas Nuraini
| 2 Agustus 2019 18:06

Dream – Kasus stunting di Indonesia jadi perhatian besar seluruh pihak, bukan hanya Kementerian Kesehatan. Sederet program dilakukan untuk menekan kasus stunting di berbagai daerah, salah satunya dari Pemantauan Status Gizi (PSG).

Dari datang PSG menunjukkan, kasus stunting pada anak di Indonesia terbilang cukup tinggi selama beberapa tahun terakhir. Bahkan jumlah kasus anak yang terkena stunting lebih besar daripada kasus permasalahan gizi seperti anak kurus, anak gemuk hingga anak kekurangan gizi.

Banyak orangtua yang tak menyadari kalau anaknya mengalami stunting. Sebagian besar orangtua menilai pertumbuhan dan perkembangan anak melalui berat badan anak saja.

Mereka sering beranggapan jika sang anak memiliki pipi yang tembam menandakan bahwa  sudah cukup sehat. Di sisi lain, terdapat beberapa orangtua yang tidak terlalu memikirkan pertumbuhan tinggi badan anak.

Perlu untuk diketahui, salah satu cara yang tepat untuk mengukur baik dan buruknya nutrisi pada anak yaitu dengan melihat tinggi badannya.

Si kecil memiliki tinggi badan yang berbeda dengan teman seumurannya bisa saja itu merupakan tanda bahwa si kecil terkena stunting. Pertumbuhan tidak optimal atau gagal tumbuh tersebutlah yang biasa dikenal dengan stunting.

Untuk mencegahnya, para orangtua harus mengerti terlebih dahulu mengenai stunting. Simak informasi mengenai stunting berdasarkan WHO dan Kementerian Kesehatan RI berikut ini.

Selanjutnya :

Stunting pada Anak

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham

Jangan Lewatkan