Waspada, Kejahatan Siber Sextortion Mengincar Anak Remaja

Kejahatan di internet yang mengincar anak-anak kini semakin meningkat.

Muhammad Ilman Nafi'an
| 9 Januari 2019 08:09

Dream - Anak-anak saat ini sudah sangat akrab dengan gadget, internet dan media sosial. Kehidupan mereka bahkan tak bisa dipisahkan dengan koneksi internet. Hal ini harus dibarengi dengan 'modal' keamanan berinternet yang harus diajarkan orangtua.

Kejahatan di internet yang mengincar anak-anak kini semakin meningkat dan selalu muncul dengan cara baru. Menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), salah satunya adalah kejahatan Sextortion.

Hal ini diungkapkan oleh Putu Elvina, komisioner KPAI bidang Pornografi dan Cyber Crime (kejahatan siber). Ia mengungkap kejahatan sextortion ini sangat mengerikan.

" Si anak menjalin hubungan di media sosial dengan orang dewasa yang sama sekali belum pernah bertemu. Tapi, hubungannya sangat intensif. Ketika hubungan itu sudah terjalin akrab, si pria dewasa biasanya meminta foto tanpa busana si anak, dengan cara pelakunya terlebih dulu yang mengirim," kata Elvina, di kantor KPAI, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Rayuan lalu dilakukan secara terus menerus. Dengan mengirim foto lebih dulu, anak akan terpancing untuk mengirimkannya juga. Setelah si anak mengirim foto tanpa busana, barulah pelaku ini mulai memeras mulai dari meminta kuota, pulsa hingga uang.

Selanjutnya :

Anak Diancam dan Diperas

[17 Januari 20:00] Live Streaming Debat Pilpres 2019

Jangan Lewatkan