Waspada, Infeksi Saluran Kemih Mengintai Saat Hamil

ISK lebih sering terjadi selama kehamilan karena perubahan saluran kemih.

Mutia Nugraheni
| 16 Juli 2018 16:03

Dream - Infeksi saluran kemih (ISK) termasuk salah satu penyakit yang sering terjadi pada ibu hamil. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih sehingga menimbulkan infeksi disertai rasa sakit dan gejala lain yang sangat mengganggu.

Risiko terkena ISK akan meningkat saat kehamilan memasuki minggu keenam hingga ke-24. ISK lebih sering terjadi selama kehamilan karena perubahan saluran kemih. Posisi rahim berada langsung di atas kandung kemih.

Saat rahim membesar karena kehamilan, disertai bobot tubuh yang meningkat, aliran urine dari kandung kemih jadi terhalang. Hal ini ternyata membuat bakteri yang ada di urine memicu infeksi.

Ada gejala yang sangat khas terjadi pada penderita ISK, yaitu saat buang air kecil muncul rasa perih atau tidak tuntas. Orang Indonesia sering menyebutnya sebagai anyang-anyangan. Hasrat buang air kecil pun jadi lebih sering.

Muncul seperti percikan darah saat urine ke luar, bahkan terlihat jelas adanya darah. Aroma urine pun jadi sangat menyengat. Gejala lainnya adalah rasa kram di perut bagian bawah. Pada beberapa kasus, disertai dengan kenaikan suhu atau demam.

ISK pada ibu hamil harus segera ditangani dengan tepat. Jika bakteri menyebar ke ginjal bisa memicu persalinan lebih awal, bayi pun jadi lahir prematur. Bagi ibu hamil, jika mengalami gejala seperti di atas segera konsultasi dengan dokter kandungan.

Dokter bisanya akan meminta pemeriksaan urine. Jika hasilnya positif terdapat bakteri di urine, berarti ibu terkena ISK. Obat antibiotik pun akan diberikan untuk melawan bakteri tersebut.

Kondisi ibu yang hamil, membutuhkan antibiotik yang aman untuk janin. Untuk itu, konsultasikan secara cermat dengan dokter kandungan.

Sumber: American Pregnancy

Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa

Jangan Lewatkan