Waspada Gangguan Medis Mengincar Anak yang Belum Sunat

Pada anak laki-laki, salah satu masalah yang kerap terjadi pada organ intimnya adalah fimosis.

Mutia Nugraheni
| 12 April 2018 18:04

Dream - Kesehatan organ intim si kecil, seringkali luput dari perhatian orangtua. Hal ini karena area tersebut tertutup dan anak belum bisa mengungkapkan keluhannya karena kemampuan bicara yang sempurna.

Pada anak laki-laki, salah satu masalah yang kerap terjadi pada organ intimnya adalah fimosis. Fimosis yaitu kondisi ketika bagian kulit yang menutupi ujung kepala penis tidak bisa menarik kulit kembali. Hal ini menyebabkan adanya pembentukan kulit menyerupai karet gelang pada bagian ujung penis.

Kondisi ini, seperti dikutip dari Alodokter, sering terjadi pada anak berusia dua hingga enam tahun. Fimosis secara umum tidak menimbulkan rasa nyeri atau gejala apa pun.

Namun, pada penderita fimosis kotoran di bawah kulup penis cenderung sulit dibersihkan, sehingga membuat penis rentan terkena infeksi. Dalam kasus infeksi yang parah, gejala yang muncul dapat berupa kulit penis berwarna merah, bengkak atau nyeri.

Fimosis juga dapat menimbulkan kesulitan dalam buang air kecil seperti nyeri, dan kulit penis pecah-pecah. Pada anak-anak fimosis ini bisa disertai demam. Kesulitan buang air kecil dan bisa membuat anak mengalami infeksi saluran kemih.

Jika terdapat gejala seperti penis si kecil membengkak, terlihat ada parut atau luka dan disertai demam, segera periksakan ke dokter. Sunat sejak bayi bisa jadi solusi untuk terhindar dari masalah fimosis.

Seperti yang pengalaman Zaskia Mecca. Putra ketiganya Bhai Kaba, serta keponakannya mengalami fimosis. Sehingga ia memutuskan untuk menyunat bayinya yang baru lahir sebagai langkah pencegahan.

Selanjutnya :

Zaskia Mecca Langsung Sunat Bayinya yang Baru Lahir

Streaming Melihat Deretan Koleksi Busana Terakhir Barli Asmara

Jangan Lewatkan