Waktu yang Direkomendasikan Dokter untuk Mengkhitan Buah Hati

Untuk di Indonesia, khitan cenderung baru dilaksanakan di usia sekolah dasar yaitu 6 hingga 12 tahun.

Mutia Nugraheni
| 25 April 2018 19:24

Dream - Para orangtua yang memiliki anak laki-laki, penting untuk memperhatikan kesehatan organ intimnya. Salah satunya caranya dengan melakukan melakukan sunat atau khitan. Prosedur ini dalam agama Islam memang diwajibkan.

Biasanya khitan dilakukan ketika anak berusia di atas 5 tahun. Untuk di Indonesia, khitan cenderung baru dilaksanakan di usia sekolah dasar yaitu 6 hingga 12 tahun. Sebenarnya prosedur khitan bisa sesegera mungkin dilakukan setelah bayi lahir.

Bahkan menurut Valleria, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, waktu terbaik melakukan khitan adalah saat anak masih bayi. Ia membeberkan alasannya.

" Karena jika masih bayi mereka belum berontak dan belum ada rasa malu," ujar dr. Valleria saat diskusi bertajuk " Sunat Perempuan dari Tinjauan Medis, Hukum, dan Syariat" di Puri Denpasar Hotel, Jakarta, Rabu 25 April 2018.

Jika tak dilakukan saat bayi, khitan juga sebaiknya dilakukan sebelum anak memasuki usia baligh. " Karena jika sesudah, maka mereka sudah mulai timbul rasa malu dan sudah menjadi aurat," ungkap dr. Valleria

Ia pun menyarankan bagi para orangtua baru atau yang akan menjalani persalinan, untuk mempertimbangkan melakukan khitan sesegera mungkin. Tak perlu takit si kecil akan merasa kesakitan.

" Jangan takut anaknya akan terluka, karena kini sudah banyak tenaga medis yang profesional dan khitan merupakan ajaran Islam," ujarnya.

Laporan Dina Nazhifah

Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir

Jangan Lewatkan