Vaksin Dengue Mulai Bisa Diberikan Pada Usia 9 Tahun

Harganya sekitar Rp 1 juta untuk tiap kali vaksin.

Mutia Nugraheni
| 4 April 2017 19:52

Dream - Indonesia merupakan negara kedua di dunia dengan jumlah kasus demam berdarah tertinggi setelah Brasil. Kasus demam berdarah memang cukup tinggi, bukan hanya di daerah tapi juga di kota-kota besar.

Jika cepat ditangani penyakit demam berdarah ini bisa sembuh. Tapi jika penanganannya kurang tepat dan lambat, bisa berujung pada kematian. Sebagai langkah pencegahan pada September 2016 lalu, sudah diedarkan vaksin demam berdarah produksi Sanofi Pasteur.

Vaksin bermerek Tetravalen ini bisa didapatkan di rumah sakit atau rumah vaksin dengan harga sekitar Rp 1 juta per 1 kali pemberian vaksin . Untuk pemberiannya, vaksin bisa diberikan pada anak-anak mulai usia 9 tahun.

" Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan vaksin ini memiliki hasil efikasi terbaik pada anak usia 9-16 tahun, sedangkan apabila diberikan di bawah usia 9 tahun akan meningkatkan risiko untuk dirawat karena infeksi dengue dan meningkatkan risiko mendapatkan dengue yang berat, khususnya pada anak dengan kelompok usia 2-5 tahun," ujar dr. Ari Prayitno, Sp.A(K)

Jadi, vaksin Dengue dapat diberikan pada anak usia 9-16 tahun sebanyak 3 kali dengan jarak pemberian 6 bulan. Pemberian vaksin juga dapat dimulai kapan saja sejak anak berusia 9 hingga 16 tahun.

Pada anak yang sudah pernah mengalami penyakit demam berdarah, vaksin tetap bisa diberikan. Mengapa? Hal ini dikarenakan pada saat anak terinfeksi Dengue, hampir tidak mungkin anak tersebut terinfeksi 4 serotipe virus sekaligus.

" Biasanya anak hanya terkena satu serotipe virus saja pada satu kali infeksi. Dengan pemberian vaksin Dengue yang mengandung 4 serotipe, anak yang sudah terinfeksi akan tetap membentuk kekebalan terhadap serotipe lain yang belum menginfeksi anak tersebut," kata dokter Ari.

 

Laporan dr. Siti Rayhani Fadhila, BMedSc (Hons.)


Sumber: IDAI

 

Momen Shafira Fitri Baraja Juara DIW 2022 Jalani Umroh

Jangan Lewatkan