Usia Paling Tepat Mengenalkan Produk Susu Pada Balita

Pada beberapa kasus, setelah diberikan produk susu muncul reaksi pada tubuh bayi.

Mutia Nugraheni
| 18 Februari 2018 12:28

Dream - Produk susu tidak boleh diberikan secara asal pada bayi. Sebab, bayi bisa saja memiliki alergi pada susu sapi.

Pada beberapa kasus, setelah diberikan produk susu muncul reaksi pada tubuh bayi. Bisa berupa gatal, batuk, kemerahan hingga konstipasi. Sebagai panduan, berikut waktu paling tepat untuk mengenalkan produk susu pada bayi.

1. Susu sapi segar
Jenis susu ini tidak disarankan untuk bayi berusia di bawah 12 bulan. Susu sapi bisa menyebabkan dehidrasi, kekurangan zat besi serta memicu reaksi alergi. Gunakan susu formula khusus untuk bayi di bawah 12 bulan. Sebab, susu formula memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi biasa.

Anda dapat mulai memberikan susu sapi pada anak di atas satu tahun. Kandungan lemak di dalamnya akan membantu perkembangan otak si kecil. Selain itu, susu sapi juga diperkaya dengan kalsium dan vitamin D. Namun, pastikan konsumsinya tidak melebihi 700ml per hari.

2. Yogurt
Konsumsi yogurt dapat dimulai setelah bayi menginjak usia 8 bulan, asalkan bayi tidak memiliki riwayat alergi dari keluarga. Yogurt diperkaya dengan protein, lemak, kalsium dan potassium yang baik untuk pencernaannya.

Hindari yogurt jenis low fat karena bayi akan membutuhkan asupan lemak sebaik mungkin. Yogurt jenis polos juga lebih baik ketimbang yang memiliki perasa buah. Sebab, perasa buah biasanya memiliki tambahan gula atau pemanis buatan.

Si kecil mungkin agak tidak suka dengan rasanya yang asam. Jangan menyerah, biarkan ia beradaptasi untuk mengenal tekstur dan rasa baru.

3. Keju
Apabila si kecil tidak memiliki riwayat alergi dari keluarga, Anda sudah bisa mulai memberikan keju sejak menginjak usia 8 bulan. Keju dapat diberikan dalam bentuk parutan halus di atas roti, sayur atau kentang tumbuk. Keju juga bisa dilelehkan untuk memberikan tekstur yang berbeda pada bayi.

Ada baiknya untuk memilih keju dengan formula yang ringan, seperti rendah garam. Keju akan membantu si kecil memenuhi konsumsi kalori yang diperlukan. Namun, pastikan untuk selalu mengawasi si kecil ketika makan keju. Teksturnya yang padat bisa membuatnya tersedak sewaktu-waktu.

Cara memperkenalkan
Jika memiliki riwayat keturunan alergi, ada baiknya untuk tidak memberikan produk susu apapun sebelum ia menginjak satu tahun. Namun jika tidak ada, Anda bisa memberikannya dengan metode ini.

Berikan salah satu produk susu pada bayi. Lalu jangan berikan jenis produk susu lainnya hingga tiga hari. Apabila dalam tiga hari bayi tidak menunjukan gejala alergi, itu artinya produk tersebut cocok untuk dia konsumsi. Beberapa gejala alergi diantaranya muncul bintik atau ruam kemerahan, bibir membengkak hingga muntah dalam hitungan jam setelah memakan produk tertentu.

Laporan Annisa Mutiara

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak

Jangan Lewatkan