Uji Klinis Vaksin Covid-19 untuk Anak, Moderna Kekurangan Partisipan

Dibutuhkan tahapan uji klinik yang berbeda agar vaksin Covid-19 untuk anak bisa diproduksi secara massal.

Mutia Nugraheni
| 15 Januari 2021 12:05

Uji Klinis Pada Anak Butuh Waktu Lebih Lama

Menurutnya, uji klinis pada anak-anak 11 dan lebih muda akan memakan waktu lebih lama. Apa penyebabnya?

"Karena kita harus mengurangi dosis sesuai usia. Jadi kita tidak bisa mendapatkan data klinis pada 2021, tetapi lebih pada 2022," kata Bancel.

Uji klinis Moderna untuk anak usia 12 hingga 17 tahun dimulai 4 minggu lalu. Sayangnya uji klinis tak berjalan lancar karena mengalami kesulitan mendapatkan cukup partisipan.

"Sangat penting bagi kita semua, untuk semua populasi di Amerika, untuk menyadari bahwa kita tidak dapat memiliki indikasi itu kecuali remaja berusia 12 hingga 18 tahun memutuskan untuk berpartisipasi," kata Moncef Slaoui, PhD, Ketua Operation Warp Speed, Pemerintah AS.

Dia mengatakan uji coba remaja hanya mendapatkan sekitar 800 relawan sebulan, padahal uji klinis membutuhkan setidaknya 3.000 relawan untuk menyelesaikan studi. Orangtua yang tertarik dan memberi izin anaknya untuk terlibat dalam uji klinis, diminta mendaftar di situs Moderna.

Selanjutnya :

Baru 2 Perusahaan yang Kembangkan Vaksin Covid-19 untuk Anak

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa

Jangan Lewatkan