Uji Klinis Vaksin Covid-19 untuk Anak, Moderna Kekurangan Partisipan

Dibutuhkan tahapan uji klinik yang berbeda agar vaksin Covid-19 untuk anak bisa diproduksi secara massal.

Mutia Nugraheni
| 15 Januari 2021 12:05

Dream - Vaksin jadi salah satu cara untuk menekan penularan Covid-19 di seluruh dunia. Sejumlah perusahaan farmasi di dunia memproduksi vaksin Covid-19 setelah melewati tiga tahapan uji klinik.

Kini vaksin untuk orang dewasa yang minimal berusia 18 tahun sudah disuntikkan. Sementara vaksin untuk anak belum tersedia, karena memang dosisnya berbeda. Dibutuhkan tahapan uji klinik yang berbeda agar vaksin Covid-19 untuk anak bisa diproduksi secara massal.

Moderna, perusahaan vaksin yang berbasis di Amerika Serikat, sempat menjalani uji klinik vaksin Covid-19 untuk anak. Sayangnya, pihak Moderna mengungkap kalau hasil uji klinik tak bisa keluar dalam waktu dekat.

" Vaksin Moderna resmi digunakan pada bulan Desember dan sekarang diberikan kepada orang berusia 18 tahun ke atas. Tetapi anak-anak akan menerima dosis yang lebih rendah, jadi uji klinis baru harus dilakukan," kata Stephane Bancel, CEO Moderna Senin 11 Januari 2021 lalu, dikutip dari WebMD.

 

Selanjutnya :

Uji Klinis Pada Anak Butuh Waktu Lebih Lama

Kreativitas, Kunci Supaya Hotel Tetap Bertahan Di Masa Pandemi Covid-19

Jangan Lewatkan