Tya Ariestya Tak Mau Langsung Kasih Obat Anak Tanpa Konsultasi

Jangan sampai salah dosis.

Alfi Salima Puteri
| 24 November 2021 12:05

Dream - Anak mengalami demam, mengeluh sakit atau nyeri, orangtua cenderung panik dan ingin segera anak sembuh. Banyak yang langsung memberi obat, seperti obat batuk, pilek atau penurun demam.

Rupanya hal itu tak dilakukan Tya Ariestya. Saat anaknya sakit, ia tak lantas memberi obat dan cenderung melihat perkembangan keluhan anak.

“ Sebenarnya aku termasuk tipe orangtua yang cukup kritis ya, tapi kalau anak sakit nggak apa-apa nggak harus langsung pergi ke dokter,” ungkap Tya dalam Grand Launching MILVIK Dokter, Selasa, 23 November 2021.

Tya mengatakan, hal pertama yang dilakukannya ketika anak sakit adalah dengan mengkonsultasikannya ke dokter. Hal itu akan membuatnya banyak mendapat informasi sehingga tak memberikan perawatan yang salah.

“ Jadi kalau anak ada apa-apa, biasanya langsung konsultasi ke dokter, karena zaman sekarang terlalu banyak informasi yang kita dapat dengan mudah tanpa tahu kebenaran dan sumber yang pasti,” ujar Tya.

Ibu dua anak ini juga mengungkap kalau tak mau sembarang memberi obat pada anak. Pasalnya tiap anak memiliki kondisi yang berbeda, meskipun gejala atau penyakit sama.

“ Kadang misalkan anak demam dikasih ini (informasi dari internet) tapi better kita tanya pada ahlinya saja yang sudah profesional yang memang paling tahu. Kita tanya sama dokter, kita berkonsultasi langsung,” ungkapnya.

Menurut Tya jika anaknya sakit, dokter juga tidak langsung memberi obat. Ia pun memberi contoh pengalamannya ketika anaknya sakit baru-baru ini.

“ Dokter juga tidak serta merta langsung memberi obat. Jadi belum lama ini, anak aku batuk pilek, udah swab juga hasilnya negatif. Nah aku dapat penjelasan dari dokter, batuk dan pilek bisa sembuh sendirinya. Nggak perlu antibiotik jika tidak disertai dengan demam dalam waktu lima hari,” kata Tya.

 

Selanjutnya :

Konsultasi Praktis

10 Artis dengan Umur Pernikahan Tersingkat

Jangan Lewatkan