Tubuh Anak Terlihat Miring? Waspada Skoliosis

"Masalah skoliosis ini kemungkinan besar akan berkembang selama periode pertumbuhan yang cepat, seperti awal pubertas".

Mutia
| 17 Juli 2017 18:04

Dream - Rutin memeriksakan anak ke dokter anak sejak kecil, bukan hanya untuk imunasasi. Tapi juga melihat pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Termasuk ketika anak mengalami keluhan, dokter bisa langsung memeriksa dan melakukan terapi pengobatan.

Salah satu yang hanya banyak dialami anak-anak adalah masalah tulang, penyakit skoliosis. Skoliosis adalah kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal dan lebih sering terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas dengan kisaran usia 10 hingga 15 tahun.

Jika Anda curiga posisi tubuh anak yang tak bisa tegap, terlihat miring, segera periksakan ke dokter anak. Nantinya dokter anak akan merujuk ke dokter spesialis ortopedi anak untuk memberikan terapi yang tepat.

" Masalah skoliosis ini kemungkinan besar akan berkembang selama periode pertumbuhan yang cepat, seperti awal pubertas. Dengan deteksi dini, perkembangan biasanya bisa dicegah," kata John M. Flynn, M.D., Kepala Divisi Ortopedi di Rumah Sakit Anak Philadelphia (CHOP), dikutip dari Parents.

Agar lengkungan tulang tak semakin miring, dokter biasanya akan memberikan obat dan menyarankan untuk melakukan latihan fisik tertentu. Jika kondisi sudah agak parah maka dibutuhkan pemakaian semacam penyangga atau sering disebut brace. Sementara untuk lengkungan dengan derajat tertentu, maka bisa saja dokter akan memutuskan prosedur operasi untuk memperbaikinya.

" Semakin cepat diketahui, maka semakin baik. Terapi saat anak-anak akan bisa membuat kondisi tulang kembali lurus," ujar dr. Flynn.

Gejala-gejala skoliosis ini bisa dilihat dari bentuk punggung dan pinggul anak. Perhatikan juga bahu. Jika saat berdiri tegap, bahu atau pinggul anak lebih tinggi sebelah dan tak sejajar, bisa jadi skoliosis. Biasanya kondisi tubuh anak akan terlihat jelas saat mengenakan pakaian renang atau ketika mengenakan pakaian dalam.

" Jika muncul kecurigaan, bisa periksakan anak ke dokter spesialis anak atau bisa juga ke spesialis orthopedi untuk diperiksa secara detail. Skoliosis ini bisa diperbaiki, karena tubuh anak masih mengalami masa pertumbuhan," ungkap dr. Flynn.

 

NOAH, Raisa - Isyana dan GAC Jadi Satu Oleh Nadya Fatira

Jangan Lewatkan