Trik Wajib Tahu Minimalisir Stretch Mark Saat Hamil

Guratan tersebut biasanya muncul di daerah yang memiliki timbunan lemak seperti perut, pinggul dan paha bagian dalam.

Mutia
| 14 Februari 2018 15:57

Dream - Masalah kulit tak hanya berlangsung di masa pubertas. Bagi sebagian perempuan, masalah kulit justru muncul di masa kehamilan. Salah satu yang paling menyebalkan adalah stretch mark.

Stretch mark merupakan guratan berwarna putih yang terjadi akibat ekspansi kulit. Guratan tersebut biasanya muncul di daerah yang memiliki timbunan lemak seperti perut, pinggul dan
paha bagian dalam. Pada wanita hamil, stretch mark mulai muncul di trimester kedua karena bagian perut yang semakin membesar.

" Stretch mark itu perubahan biologis pada tubuh yang berlangsung cukup kompleks. Kulit dapat meregang dengan sangat cepat, namun tubuh tidak bisa menyeimbangi produksi kolagen,"
kata dokter Kevin Maharis, spesialis kulit dan kecantikan, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Untuk meminimalisir timbulnya stretch mark, dr. Kevin menyarankan untuk rajin memakai essential oil sejak awal masa kehamilan. Berbagai jenis minyak alami bisa digunakan, seperti
minyak zaitun dan biji bunga matahari.

Jangan panik ketika stretch mark muncul. Lanjutkan pemakaian minyak hingga bekasnya tersamarkan. Stretch mark biasanya disertai dengan inflamasi sehingga menimbulkan sensasi gatal.

Disarankan untuk tidak digaruk agar stretch mark tidak menyebar. Gunakan gel lidah buaya untuk meredakan inflamasi.

" Memang ada cara cepat untuk menghilangkannya, seperti dengan memakai obat-obatan. Tapi harus dikonsultasikan dulu dengan dokter kandungan. Treatment kecantikan juga sebaiknya
dilakukan setelah melahirkan," tuturnya.

Selain kehamilan, stretch mark juga bisa disebabkan oleh perubahan bentuk tubuh yang drastis, seperti diet esktrem. Olahraga berat juga berisiko menyebabkan stretch mark. Pastikan
untuk merawat kulit dengan moisturizer setelah berolahraga.

Laporan Annisa Mutiara

Melihat Rumah Adat Suku Asli Halmahera Barat

Jangan Lewatkan