Tren Pop It, Mainan Peredam Gelisah Anak

Bisa membantu anak jadi lebih fokus.

Mutia Nugraheni
| 27 September 2021 14:07

Dream - Bagi Sahabat Dream yang punya anak di bawah usia 10 tahun, mungkin ada yang minta dibelikan mainan Pop It. Mainan ini berbentuk gelembung warna warni beragam bentuk yang memang sedang tren.

Harganya juga sangat terjangkau dan aman bagi anak-anak. Terbuat dari silikon dan memainkannya sangat mudah. Anak-anak suka sekali memegangnya karena bertekstur lembut dan bisa membantu meredam kecemasan.

Dikutip dari Parents, mainan ini dikembangkan oleh Theo dan Ora Coster, pasangan suami istri dari Israel. Ketika saudara perempuan Ora meninggal karena kanker payudara pada pertengahan 1970-an, dia bermimpi tentang bidang payudara.

" Bayangkan sebuah bidang payudara, yang dapat Anda tekan dari satu sisi, lalu tekan dari sisi lain," Boaz Coster, putranya dan co-C.E.O. dari Theora Design, perusahaan mainan yang memproduksi Pop It.

Theo menciptakan prototipe, dan itu bertahan selama bertahun-tahun sampai putra pasangan itu menjualnya ke perusahaan game yang berbasis di Montreal, Foxmind. Foxmind memproduksi produk dalam silikon, dan dipasarkan sebagai permainan yang disebut Last One Lost, sebuah teka-teki di mana dua pemain menekan gelembung bersama-sama, dan pemain yang menekan yang terakhir kalah.

 Pop It

Mulai dijual pada 2013 tapi tak terlalu laris. Baru kemudian di 2019, diluncurkan kembali dengan nama Pop It! dan populer di berbagai negara, setelah viral di media sosial TikTok.

Mainan Pop It ini bisa disukai anak dan orang dewasa bisa jadi karena efeknya yang bisa meredam kegelisahan. Efeknya mirip dengan Fidget Spinner, mainan yang diputar dan sangat populer beberapa tahun lalu.

" Anak-anak sangat menyukai Pop It selama pandemi dan saat belajar dari jarak jauh. Terutama di saat-saat seperti ini, mereka bisa menenangkan, mereka bisa menenangkan," kata Adrienne Appell, wakil presiden senior di The Toy Association.

 

Selanjutnya :

Manfaat Mainan Peredam Gelisah

Mahkamah Agung Goes to Campus

Jangan Lewatkan