Melahirkan di Bawah Usia 20 Sangat Berisiko, Mengapa?

Ukuran ideal diameter panggul yang pas untuk melahirkan itu 10 cm.

Mutia Nugraheni
| 8 Januari 2020 08:03

Dream - Pernikahan di usia anak atau di bawah 18 tahun masih terjadi di banyak daerah di Indonesia. Pernikahan tersebut bisa berdampak pada peningkatan risiko kematian ibu saat melahirkan.

Pasalnya, seorang perempuan yang melahirkan di bawah usia 20 tahun bisa mengalami komplikasi serius. Mengapa demikian?

Dalam sebuah seminar kesehatan reproduksi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menerangkan risiko melahirkan pada usia dini.

" Mulut rahim bisa terjadi perdarahan, karena panggul perempuan pada usia 16, 17, dan 18 tahun belum sepenuhnya padat. Bayi dipaksa didorong keluar. Diameter ukuran panggul pun belum maksimal," kata Hasto, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Menurut Hasto, ukuran ideal diameter panggul yang pas untuk melahirkan itu 10 cm. Ukuran tersebut baru terbentuk saat perempuan masuk usia 20 tahun.

" Diameter panggul 10 cm barulah cocok untuk perempuan melahirkan. Ukuran bayi yang masuk ke jalan lahir biasanya 9,8 cm, 9,7 cm atau 9,6 cm. Bayi pun bisa keluar, ukuran panggul si ibu pas untuk dilewati bayi," ungkapnya.

 

Selanjutnya :

Risiko Perdarahan

Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker

Jangan Lewatkan