Terapkan Hal Ini Agar Buah Hati Suka Beragam Makanan

Menanamkan kebiasaan makan yang sehat sangat penting di masa usia 6 bulan hingga 2 tahun.

Mutia
| 12 Juli 2017 08:10

Dream - Dalam dua tahun pertama, anak Anda akan belajar untuk duduk, berdiri, berjalan, berlari, berbicara dan makan. Dalam hal makan, anak bukan sekedar belajar menggenggam makanan dengan jari atau menggunakan sendok lalu memasukkannya ke mulut.

Anak juga belajar mengaktifkan indera pengecapnya, indera penciuman dengan menghirup aroma makanan dan juga bertualang dengan tekstur baru. Menanamkan kebiasaan makan yang sehat sangat penting di masa usia 6 bulan hingga 2 tahun.

" Ini semacam 'obat' pencegahan terhadap pilih-pilih makanan, sangat penting untuk mengenalkan beragam rasa dan jenis makanan pada anak," ungkap Karen Le Billon, Ph.D., penulis buku Getting to Yum: The 7 Secrets of Raising Eager Eaters.

Menurutnya pengalaman yang dialami bayi saat pertama kali mulai merasakan makanan padat membuat dampak besar pada makanan yang akhirnya mereka sukai dan tidak mereka sukai.

Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa kebiasaan makan yang ditetapkan pada masa kanak-kanak (baik sehat atau tidak sehat) mempengaruhi pilihan sepanjang masa kanak-kanak, remaja, dan bahkan dewasa.

" Jauh lebih mudah untuk menumbuhkan kebiasaan ini pada bayi atau balita Anda sekarang daripada 'memperbaiki' gigi dan kebiasaan makanan yang buruk pada anak berusia 8 tahun," ujar Billon.

Hal pertama yang harus dilakukan, menurut Billon, adalah jangan langsung menyerah memberi menu tertentu jika si kecil tak suka. Misalnya saat diberi ikan, anak cenderung makan sedikit. Coba berikan lagi menu ikan.

" Kesukaan pada makanan tertentu sebenarnya juga diajarkan. Perlu dilakukan lagi dan lagi, bahkan penelitian menunjukkan seseorang bisa menyukai makanan tertentu setelah mencoba sebanyak 8 hingga 9 kali. Jadi, jangan langsung menghentikan makanan tertentu jika anak tak menyukainya," kata Billon.

Ia juga menyarankan untuk memberikan makanan yang biasa dimakan oleh anggota keluarga di rumah. Menu untuk anak usia 2 tahun sebaiknya sama dengan menu keluarga, hanya saja potongan dan porsinya disesuaikan usia.

" Tekstur juga harus diperhatikan, semakin usianya meningkat berikan menu makanan dengan tekstur yang semakin padat dan 'menantang' untuk gigi dan mulutnya. Tantangan ini juga akan membuat anak jadi tak malas mengunyah," ujar Billon.

 

Rahasia Awet Muda Vina Panduwinata

Jangan Lewatkan