Tak Perlu Panik Saat Hamil di Atas Usia 40

Kondisi dan vitalitas tubuh sangat berbeda dibandingkan ketika hamil usia 20an, tapi...

Mutia
| 8 Agustus 2018 16:11

Dream - Kehamilan bisa terjadi kapan saja, ketika pasangan dalam kondisi subur. Termasuk ketika usia 35 hingga 40an. Hamil pada usia 35 ke atas memang lebih berisiko dibandingkan hamil di usia 20-an, tapi bukan berarti risiko tersebut tak bisa diminimalisir.

Kuncinya adalah melakukan pemeriksaan secara lebih intensif. Ibu juga harus lebih menjaga kesehatan tubuhnya. Hal ini mengingat kondisi dan vitalitas tubuh sangat berbeda dibandingkan ketika hamil usia 20an.

" Hal yang wajib dilakukan ibu dan ayah adalah jangan segan untuk berkonsultasi lebih detail dengan dokter. Minta penjelasan kepada dokter apa yang harus dihindari dan risikonya dan perawatan yang harus dilakukan," ujar Nathalina Lee, seorang bidan profesional.

Pemeriksaan mungkin akan lebih banyak dilakukan, misalnya pemeriksaan darah atau USG fetomaternal. Menurut penelitian, seperti dikutip dari Mayo Clinic, ibu yang hamil di atas 35 memang memiliki sederet risiko yang lebih tinggi.

Risiko tersebut antara lain hamil kembar, mengalami diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, melahirkan bayi prematur dengan berat badan rendah, serta ketidaknormalan kromoson. Termasuk lebih risiko menjalani prosedur operasi caesar.

Meski memiliki sederet risiko, tapi ada efek positif menjalani kehamilan di usia 40. Menurut penelitian yang dipublikasi dalam Journal Population and Development Review, anak yang lahir dari ibu yang berusia di atas 35 tahun cenderung lebih tinggi dan pintar.

Tak hanya itu, ternyata menurut penelitian yang dipublikasi dalam Journal of the American Geriatrics Society, ibu yang melahirkan anak setelah usia 35, kemampuaan otaknya meningkat dan bisa menurunkan risiko kepikunan atau demensia.

Kisah Rija 'Butiran Debu' Jadi Tulang Punggung Keluarga

Jangan Lewatkan