Tak Kunjung Hamil, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Pilihan waktu ini akan sangat menentukan keberhasilan program kehamilan.

Mutia Nugraheni
| 11 November 2017 08:31

Dream - Setelah menikah, banyak pasangan yang memilih untuk lebih santai dalam hal mengusahakan keturunan. Tak terlalu muluk ingin buru-buru mendapat buah hati, mereka menikmati kebersamaan berdua saja di tahun awal pernikahan.

Tak ada yang salah akan hal ini. Setiap pasangan tentu punya prioritas sendiri. Namun ada juga pasangan yang baru menikah hitungan bulan, langsung panik karena kehamilan tak kunjung datang.

" Pasangan memang bermacam sifatnya ya. Ada yang nikah baru 3 bulan belum hamil udah ke dokter. Tapi ada juga yang sudah 5 tahun nikah baru ke dokter. Kalau sudah nikah belum hamil, kapan sih harus ke dokter?," ungkap dr. Yudhistya, SpOg, yang praktik di RSUD Moewardi, Solo.

Ia pun menjelaskan ada waktu tertentu yang bisa dipilih pasangan saat ingin memeriksakan kesuburan karena tak kunjung hamil. Menurutnya pilihan waktu ini akan sangat menentukan keberhasilan program kehamilan.

Ada tiga waktu yang menurutnya sering dipilih pasangan untuk memeriksakan diri ke dokter. Pertama yaitu ketika usia pernikahan di bawah satu tahun.

" Belum hamil tapi nikahnya belum setahun juga. Kalau yang seperti ini sih bisa nanti aja ke dokternya. Cuma kalau mens-nya berantakan, dua-tiga bulan sekali, langsung ke dokter, tidak apa-apa. Bagus," ungkap dokter Yudhis dalam status Facebooknya.

Lalu ia juga menjelaskan waktu pemeriksaan ketika usia pernikahan 1 hingga 3 tahun. Menurutnya ini saat paling pas untuk memeriksakan diri, baik suami mau pun istri.

" Belum hamil, usia pernikahan 1-3 tahun. Nah inilah saat terbaik untuk ke dokter. Banyak yang bisa hamil tanpa inseminasi atau bayi tabung kalau masih fresh begini. Sepengalaman saya, banyak yang berhasil hamil dengan mudah kalau datangnya di sini," ujar dr. Yudhis.

Ada juga pasangan yang sudah menikah lebih dari tiga tahun dan belum dikaruniai keturunan baru memeriksakan diri. Menurut dr. Yudhis, biasanya dokter kandungan akan butuh bekerja sama dengan dokter subspesialis untuk penanganan lebih lanjut.

" Kalau bisa jangan ditunda ke dokternya. Makin ditunda makin sulit, mahal, dan keberuntungannya berkurang," ungkapnya.

 

Suami Dilantik, Chacha Frederica Sah Jadi Ibu Bupati

Jangan Lewatkan