Tak Boleh Lengah, Kenali Gejala Saat Bayi Kurang Zat Besi

Jika tidak ditangani dengan tepat, dapat berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta memicu stunting.

Mutia Nugraheni
| 17 Januari 2020 16:02

Dream - Asupan zat besi pada bayi harus selalu terpenuhi. Terutama pada bayi yang sudah tak lagi ASI eksklusif dan mulai makan makanan bertekstur halus. Zat besi ini sangat berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan si kecil.

Fungsi zat besi, seperti dikutip dari KlikDokter, adalah membantu membawa oksigen berjalan dari paru-paru dan tersebar ke seluruh tubuh. Jika ASI atau MPASI yang diberikan ke bayi kurang mengandung zat besi, si kecil akan berisiko mengalami anemia.

Anemia merupakan suatu kondisi di mana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Kekurangan zat besi yang mengarah pada anemia jika tidak ditangani dengan tepat,  dapat berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta memicu stunting.

Ada gejala-gejala yang muncul saat bayi kekurangan zat besi. Sayangnya, orangtua kerap tak menyadari. Untuk itu cobalah lebih peka saat melihat kondisi kesehatan anak.

 

Selanjutnya :

Alarm dari tubuh si kecil saat kurang zat besi

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis

Jangan Lewatkan