Si Kecil Suka Masukkan Mainan ke Hidung, Penyebabnya Ternyata...

Anak-anak belajar dengan berinteraksi dengan lingkungan dan menggunakan semua indera.

Mutia Nugraheni
| 3 Januari 2019 16:09

Dream - Anak-anak terutama usia balita suka sekali mengekplorasi. Memainkan barang-barang di sekitarnya kemudian menelan atau memasukkan ke mulut, hidung, bahkan telinga.

Hal ini biasanya berujung kepanikan dan jika terjadi insiden mainan tertelan atau masuk ke dalam hidung bakal berujung di IGD. Siapa sangka, ternyata semua balita cenderung melakukannya. Hal itu karena mereka sedang belajar berinteraksi dengan lingkungannya melalui panca indera yang dimilikinya.

" Anak-anak belajar dengan berinteraksi dengan lingkungan dan menggunakan semua indera mereka. Bayi terkenal meletakkan segala sesuatu di mulut mereka, dan, ketika mereka semakin berkembang, mereka akan meletakkan sesuatu di lubang lain, termasuk hidung," ujar Tricia Feener, seorang dokter anak, seperti dikutip dari Todays Parent.

Memasukkan benda ke dalam mulut, hidung, atau lubang lainnya yang dilakukan oleh balita merupakan cara mereka melihat dan merasakan. Selain itu rasa ingin tahu balita yang membuat dirinya ingin memasukkan benda benda tersebut ke dalam mulut dan hidungnya.

“ Begitulah cara anak-anak belajar mereka melihat sesuatu dan merasakannya. Itu adalah bagian dari belajar tentang dunia di sekitar mereka, dan itu merupakan keingintahuan alami yang merupakan bagian dari perkembangan normal," jelas Tricia

Untuk itu saat anak bermain, terutama dengan benda-benda dan mainan berukuran kecil, harus selalu dalam pengawasan. Ada baiknya jangan memberikan mainan yang berbentuk sangat kecil dan dapat dimasukkan ke dalam lubang hidung.

Jika sudah terjadi dan melihat anak sedang memasukan benda ke dalam mulut, hidung, telinga, dan bagian tubuh lain, segera berikan pengertian kepada anak untuk tidak memasukkan benda ke dalam tubuhnya.

Laporan Ava Haprin

Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri

Jangan Lewatkan