Senam Hamil Siapkan Ibu Hadapi Proses Persalinan

Ibu akan diajarkan teknik pernapasan penting yang bisa digunakan saat menghadapi nyeri kontraksi hebat.

Mutia Nugraheni
| 25 Oktober 2017 14:03

Dream - Olahraga dibutuhkan siapapun termasuk para ibu yang sedang hamil besar. Saat kehamilan memasuki usia 22 minggu, ibu hamil memang sebaiknya tetap rutin berolahraga. Salah satu olahraga yang dianjurkan adalah jalan kaki secara rutin dan senam hamil.

Untuk senam hamil ini, ibu akan diajarkan banyak teknik menghadapi proses persalinan yang sangat menguras energi. Terutama, bagaimana mengatur pernapasan dan 'berdamai' dengan 
rasa nyeri kontraksi yang begitu hebat.

Senam hamil biasanya dilakukan di rumah sakit, klinik atau sanggar senam yang menyediakan kelas untuk ibu hamil. Ada juga menyediakan jasa untuk melatih senam hamil secara privat, 
yang bentuknya berupa latihan yoga.

Para pengajar senam hamil ini biasanya para bidan atau tenaga medis terlatih dan bersertifikat. Sebagai langkah awal, ibu akan diajarkan menarik napas panjang lewat hidung, 
menyalurkannya ke janin dan ke seluruh tubuh lalu membuangnya melalui mulut secara perlahan.

Teknik pernapasan ini penting karena sangat membantu ibu saat menghadapi nyeri kontraksi. Bukan berteriak menahan sakit, tapi berusaha mengatur napas, memberikan afirmasi positif 
pada tubuh dan bayi agar persalinan berjalan dengan baik, baik normal maupun caesar.

Latihan pernapasan sangat penting bagi ibu karena bukan hanya bisa mengurangi level rasa nyeri tapi juga membuat kondisi psikologis jadi lebih tenang. Tak heran, kalau selama senam 
hamil, latihan pernapasan merupakan yang paling banyak diajarkan.

Banyak yang menganggap kalau senam hamil hanya efektif pada ibu-ibu yang menjalani persalinan normal. Sebenarnya latihan pernapasan yang diajarkan juga penting diketahui ibu yang bakal menjalani operasi caesar. Lagipula, ibu hamil yang aktif dan rutin berolahraga akan membawa dampak positif bagi tubuh.

Saat tubuh dalam kondisi fit proses pemulihan pun jadi lebih cepat. Jadi, senam hamil ini memang sangat bermanfaat baik untuk ibu yang akan menjalani persalinan normal maupun operasi caesar.

Gerakan
Ada beberapa gerakan senam hamil yang dapat membantu membuka panggul dan membuat posisi bayi jadi lebih optimal (left occiput anterior/ LOA) sehingga persalinan jadi lebih mudah. 
Jika tak bisa menghadiri kelas senam hamil yang intensif bisa melakukan dua gerakan ini di rumah.

Namun sebelumnya lakukan pemanasan terlebih dulu. Pastikan juga kondisi ibu fit dan tak ada kontraksi atau pendarahan. Akan lebih baik jika sebelumnya Anda berkonsultasi dengan 
dokter.

- Tubuh condong ke depan

 Tubuh condong ke depan

Memiliki birthball sangat membantu ibu hamil untuk relaksasi. Namun Anda bisa mengunakan apapun, seperti sofa, meja atau kursi. Cukup condongkan tubuh ke depan dan rasakan tarikan di punggung dan perut. Posisi ini akan memaksimalkan gravitasi untuk menarik bayi kembali ke depan dan membuatnya berada pada posisi optimal.

- Kaki seperti kupu-kupu

 Gerakan kupu-kupu


Duduk dengan tegak, pertemukan telapak kaki kanan dan kiri. Setelah itu goyangkan secara perlahan paha ke atas dan ke bawah seperti kepakan sayap kupu-kupu. Gerakan ini membantu bayi masuk ke dalam panggul dan membuka pelvis.


Sumber: Mama Natural

Menko Muhadjir Memutuskan PPKM Darurat Diperpanjang - DreamID

Jangan Lewatkan