Selalu Sediakan Camilan untuk Si Kecil, Alasannya...

Makan camilan sebenarnya bisa memberi dua efek.

Mutia Nugraheni
| 27 Juli 2018 14:02

Dream - Sumber nutrisi untuk balita bukan hanya didapatkan dari menu makanan utama dan susu. Bisa juga dipenuhi melalui menu camilan yang diberikan di antara waktu makan.

Untuk menyediakan camilan bagi balita, berikanlah makanan kaya gizi. Bisa membuat es buah, jelly atau kroket mini atau menu kesukaan si kecil. Perhatikan porsinya, jangan memberi terlalu banyak.

Jasly Koo, ahli gizi dari Departemen Nutrisi dan Diet di Rumah Sakit Wanita Singapore Health, mengingatkan bahwa balita memiliki perut yang kecil.

Anak belum punya kemampuan untuk menyantap makanan dalam porsi besar untuk memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan. Karena itu, penting bagi orangtua memberikan makanan ringan agar anak tumbuh dan berkembang dengan baik.

" Makanan ringan di antara makan besar juga dapat mengurangi stres yang dialami anak-anak dari harapan orangtua bahwa mereka mengonsumsi semua kebutuhan gizi sebanyak tiga kali sehari," ujar Koo

Makan camilan sebenarnya bisa memberi dua efek. Pertama membantu atau malah merusak diet seorang anak. Lalu, bagaimana caranya agar tepat?

" Kuncinya ada pada jenis, jumlah, dan waktunya," katanya.

Sebaiknya, tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula karena berkontribusi pada peningkatan jumlah kalori harian mereka. Jika memberikan makanan seperti ini, berat badan bertambah.

Jangan juga memberikannya dalam jumlah banyak dengan waktu yang terlalu dekat dengan makan besar. Takutnya, bisa memengaruhi nafsu makan si kecil.

" Jadi, orangtua harus memberikan camilan padat nutrisi, dua sampai tiga jam sebelum makan utama," katanya.

Daripada memberikannya yang tinggi gula, tinggi lemak, sebaiknya perbanyak serat dan protein.


Sumber: Aditya Eka Prawira/ Liputan6.com

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup

Jangan Lewatkan