Saran Penting Dokter Anak Agar Si Kecil Aktif Berbicara

"Bicara perlu terus dirangsang, kalau ibunya diam,ya biasanya anaknya diam".

Mutia Nugraheni
| 16 Agustus 2018 19:44

Dream - Kemampuan berbicara pada anak balita bukan muncul begitu saja. Mereka perlu distimulasi, dicontohkan dan diajak bermain agar kemampuan berbicaranya semakin baik.

Dokter Nyoman Ayu Pratiwi, seorang spesialis anak yang berpraktik di RS Bunda, menekankan orangtua perlu aktif mengajarkan anak-anaknya berbicara. Anak balita perlu dilatih untuk berbicara.

"Bicara perlu terus dirangsang, kalau ibunya diam, yaa biasanya anaknya diam. Apalagi kalau tiap harii hanya mantengin sosmed aja. Kalau dah punya bayi/anak itu mesti sudah sangat di kurangi," tulis dr. Tiwi di akun Instagramnya.

 

A post shared by Dr Tiwi (@drtiwi) on

Menurutnya, berbicara merupakan kemampuan yang kompleks. Cobalah untuk merangsang kemampuan bayi/anak berbicara. Caranya dengan mengajaknya berbicara, bermain boneka, mobil-mobilan, memperlihatkan mimik dan ekspresi wajah secara jelas.

Seperti, ajarkan anak membuat wajah, senang, sedih, gembira, kaget, takut dan sebagainya. Anak-anak juga akan mudah belajar berbicara saat melihat ekspresi dan emosi orang lain

"Bicara adalah kemampuan yg kompleks. Main atau merangsang kemampuan bayi/anak perlu latihan orangtua sejak dini, kalau tak biasa main dengan bayi/anak biasanya akan gamang dan bayi jd ngga happy main. Coba deh kerjakan sejak dini, latihan terus. Main dengan anak juga perlu berlatih. Anak senang kalau kita ekspresif, intonasi suara naik turun, mimik wajah macam-macam dan suasana hati kita dan mereka mesti gembira!," pesan dr. Tiwi

Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting

Jangan Lewatkan