Pilih Mainan Anak, Jangan Terjebak Label 'Edukatif'

Mainan harus diberikan berdasarkan usia anak yang merangsang tumbuh kembangnya dan juga aman.

Mutia Nugraheni
| 25 Juni 2020 10:02

Dream - Selama di rumah saja, si kecil pasti sudah memainkan seluruh mainan yang ada di rumah. Mungkin kini Sahabat Dream sedang bingung mencari mainan yang seru, tahan lama dan memiliki efek positif bagi anak.

Cara paling mudah memang membelinya secara online. Nah, saat memilih mainan untuk si kecil ada trik-trik penting yang harus diperhatikan. Psikolog anak, Vicki Panacciona, Phd, mengungkap, bermain sangat penting dalam perkembangan sosial, mental, fisik, dan emosional anak-anak.

Untuk itu, mainan harus diberikan berdasarkan usia anak yang merangsang tumbuh kembangnya dan juga aman. Membaca ulasan dan melakukan survei penting dilakukan dan jangan hanya mengandalkan label 'edukatif'. Coba ikuti tips berikut ini saat belanja mainan anak.

1. Mainan yang sederhana
Mainan yang memiliki fungsi terlalu banyak membuat anak justru tidak menggunakan daya imajinasinya. Boneka yang berbicara atau bernyanyi mengarahkan anak untuk menekan tombol-tombol tertentu. Ketika mainan terlalu spesifik akan membatasi kemampuan anak untuk menggunaan imajinasinya. Mainan terbaik seringkali merupakan mainan yang paling sederhana, seperti balok, bola, tiang susun dan mainan lain yang memungkinkan anak-anak menjadi kreatif, dan spontan.

 

Selanjutnya :

2. Batasi video game

Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting

Jangan Lewatkan