Pilih Jenis Susu yang Sesuai dengan Kebutuhan

Hindari memberikan susu kental manis pada anak

Cynthia Amanda Male
| 29 Januari 2019 10:07

Dream - Protein sangat dibutuhkan anak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Bukan hanya fisik, tapi juga kognitif dan psikologis. Salah satu sumber asupan protein andalan untuk anak adalah susu.

Sejak lahir, bayi sudah membutuhkan susu. Sumbernya, berasal dari tubuh ibu yaitu air susu ibu (ASI). Sampai saat ini tak ada susu yang mampu menandingi ASI dalam hal kandungan gizinya. Tak heran kalau para dokter sangat merekomendasikan ASI sebagai 'makanan' awal bayi.

" Untuk 0-6 bulan, tentunya anak membutuhkan asupan ASI eksklusif. Harusnya, ASI dilanjutkan dan ditambah makanan pendamping ASI (MPASI) sampai 2 tahun. Tapi, tidak semua orangtua bisa memberikan ASI," ujar Bernie Endyarni, Dokter Spesialis Anak saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa 29 Januari 2019.

Pada beberapa kasus, ibu tak bisa memberikan ASI secara optimal. Alternatif yang bisa dilakukan yaitu memberikan susu formula hingga berusia 2 tahun. Setelahnya, anak bisa mengonsumsi segala jenis susu.

Susu yang bisa dikonsumsi anak balita selain susu formula, adalah susu UHT. Penting untuk diketahui, asupan susu ini tak boleh berlebihan karena sumber gizi utama harusnya berasal dari menu makanan harian.

" Ada orang tua yang kasih asupan terbanyak hanya susu sampai 4 tahun. Makanannya sedikit. Padahal di atas 2 tahun, anak hanya butuh 2-3 gelas susu per hari. Selebihnya makanan padat," katanya.

Dokter Bernie tidak membatasi jenis susu yang dikonsumsi anak berusia 2 tahun ke atas. Namun, ia tidak menyarankan anak untuk memperoleh nutrisi dari susu kental manis.

" Susu dalam bentuk apapun. Susu bubuk boleh. Tapi, susu kental manis sebenarnya bukan susu. Itu hanya creamer diberikan gula dan bahan lainnya. Nutrisinya sangat rendah, berbeda dengan susu," ungkapnya.

Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik

Jangan Lewatkan