Perubahan Kulit Pada Trimester 3 Kehamilan

Tak perlu panik, cukup rawat kulit seperti biasa.

Mutia Nugraheni
| 27 Maret 2017 10:05

Dream - Selama hamil, kulit juga akan mengalami perubahan. Warnanya bisa menghitam, teksturnya juga bisa lebih kasar atau muncul keluhan. Hal ini sebenarnya akan reda sendirinya setelah melahirkan.

Ada beberapa kondisi perubahan kulit yang mungkin dialami ibu hamil yang harus diwaspadai. Tak perlu panik, cukup rawat kulit seperti biasa. Mandi dengan sabun berpelembap, mengoleskan minyak zaitun atau body cream sebelum tidur.

Jika muncul keluhan berikut dan disertai rasa gatal, perih atau nyeri, segera konsultasi dengan dokter.

Varises vena
Varises vena adalah membesarnya pembuluh vena yang kelihatannya seperti kabel yang terbelit, dan bisa berwarna merah, biru, atau warna kulit Anda. Bisa terjadi di kaki, tapi bisa juga
pada vulva. Varises vena biasanya terjadi selama kehamilan. Ada cara meminimalisasikan varises vena, yaitu tidak duduk dengan kaki menyilang atau berdiri terlalu lama dan berolahraga
untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

Spider veins
Spider veins sama halnya dengan varises vena tapi terjadi pada pembuluh darah kecil yang ada pada permukaan kulit. Biasanya akan hilang setelah melahirkan.

Bintik merah
Karakteristiknya adalah berwarna merah, menonjol, dan gatal. Ruam cenderung berlokasi pada stretch mark. Bisa juga timbul pada pinggul, bokong, atau lengan. Bintik merah ini
hilang setelah melahirkan, jika sangat mengganggu Anda bisa coba mandi menggunakan sabun khusus yang direkomendasikan dokter kulit.

Stretch mark
Stretch mark yang paling umum terjadi saat kehamilan. Biasanya berwarna merah atau putih di kulit dan bisa ditemukan pada payudara, perut, dan paha. Stretch mark hilang
setelah melahirkan tapi sulit untuk benar-benar menghilangkannya.


Laporan Gemma Fitri Purbaya

 

Sumber: Health Line

 

Respon Warganet Usai Hotman Paris Minta Maaf ke MUI Terkait Kontroversi Holywings

Jangan Lewatkan