Persiapan Penting Demi Kehamilan dan Persalinan Menyenangkan

Idealnya jika merencanakan kehamilan segera setelah menikah, pasangan melakukan pemeriksaan kesehatan terutama terkait reproduksi.

Gladys Velonia
| 15 Desember 2017 17:41

Dream - Tak banyak pasangan yang melakukan persiapan kesehatan dengan baik sebelum kehamilan terjadi. Padahal dengan persiapan yang matang, masalah kehamilan bisa diprediksi dan dicari solusinya dengan cepat.

Persiapan ini bukan hanya harus dilakukan oleh calon ibu tapi juga calon ayah. Idealnya, jika merencanakan kehamilan segera setelah menikah, pasangan melakukan pemeriksaan reproduksi dan tes standar lain seperti TORCH. Hal ini agar saat kehamilan terjadi, kesehatan ibu dan ayah dalam kondisi baik.

" Kadang suami istri itu siap nikah tapi tidak mempersiapkan kehamilan dengan baik," ujar Ali Sungkar, dokter Obsterics dan Ginekologi RSIA Brawijaya, di Senayan City, Jakarta Pusat, Jum'at 15 Desember 2017.

Menurutnya, hal pertama yang diperlukan bagi sepasang suami istri yang ingin memiliki anak ialah memeriksakan kesehatan si calon ibu. Tubuh ibu harus sehat dengan asupan gizi seimbang dibarengi dengan kebugaran lewat rutin berolahraga, hingga istirahat yang cukup agar terhindar dari stres berlebihan.

" Ada juga yang habis nikah berat badannya naik. Jika obesitas, misal beratnya 90 kilogram, itu kemungkinan untuk melahirkan secara normal kecil, karena sulit," imbuhnya.

Berangkat dari fenomena-fenomena itulah, Brawijaya Hospital membuat program one stop shopping bagi ibu hamil bertajuk Mom's Journey. Program tersebut meliputi masa sebelum hamil dengan mempersiapkan kondisi tubuh yang ideal untuk hamil, kontrol selama kehamilan, hingga proses lahiran.

" Kita pastikan semua kehamilan mendapatkan janin dan ibu yang sehat. Di periode persiapan kita berikan ibu asam folat agar anak berkurang terkena risiko cacat seperti bibir sumbing, punggung berlubang, hingga hilang batok kepala," lanjut dr. Ali.

Selama proses kehamilan, ibu yang tergabung dalam program ini akan diberikan konsultasi secara oleh mendalam oleh dokter kandungan professional. Saat hamil, ibu dituntut untuk rutin melakukan screening agar mengantisipasi terjadinya infeksi yang bisa membuat bayi lahir prematur.

 Acara Mom's Journey Brawijaya

(Acara peluncuran program Mom's Journey RSIA Brawijaya di Senayan City)

" Saat hamil, ibu juga mau terlihat cantik. Caranya gampang, konsul ke dokter supaya jenis makanannya diatur. Penggunaan kosmetik juga tidak boleh sembarangan karena belum tentu aman buat kulit kita. Kita sediakan juga dokter kulit untuk berkonsultasi," ungkap dr. Ali.

Tahap terakhir yakni mengantarkan anak keluar melihat dunia, di dalam program ini ibu akan mendapatkan penanganan proses persalinan yang lengkap. Melibatkan tim profesional, Mom's Journey ingin membuat orangtua khususnya ibu, menjalani kehamilan hingga persalinan dengan tenang dan nyaman.

" Karena kita kerja tim di sini. Tentu mengharapkan yang terbaik, dokternya baik, ibunya baik, dan janin atau anaknya pun baik," kata dr. Ali.

BERANI BERUBAH: Lepas Gengsi, Jemput Rezeki

Jangan Lewatkan