Perkembangan Motorik Halus Si Kecil Bermasalah, Kenali Tandanya

Pada beberapa anak kemampuan motorik halus ini tak berkembang dengan normal.

Mutia Nugraheni
| 27 Oktober 2020 10:03

1. Bertanya begitu banyak

Saat sedang berada di halaman dan melihat seekor kucing, tentu kita ingin menunjukkan pada si kecil. Pertanyaan seperti “Apakah itu kucing? Bunyinya seperti apa ya? Adik mau main sama kucing? Warna apa sih kucingnya?"

Justru pertanyaan yang terus-menerus membuat si kecil lelah mendengarnya. “Balita tidak suka terus-menerus ditanyai. Ini malah sebenarnya cenderung membatasi kemampuan verbal dan menghentikan interaksi,” kata Meghan F., seorang terapis bicara.

Lebih baik untuk setiap pertanyaan, buat tiga komentar terkait untuk mengurangi tekanan dan menjaga interaksi tetap berjalan. Misalnya, "apa itu?", saat menunjuk ke arah kucing. Kemudian lanjutkan dengan, "itu kucing," dan "kucing yang besar. Anak akan mempelajari kata-kata baru tanpa stres.

 

Selanjutnya :

2. Memaksa anak menyapa

BERANI BERUBAH: Lepas Gengsi, Jemput Rezeki

Jangan Lewatkan