Penyebab Keputihan Jadi Lebih Sering Terjadi Saat Hamil

Kondisi hormon berperan besar terhadap area intim

Mutia Nugraheni
| 15 Januari 2019 16:07

Dream - Keluhan yang kerap muncul saat hamil adalah keputihan. Kondisi ini tentunya membuat ibu hamil jadi tidak nyaman. Apalagi jika sebelum hamil, ibu jarang mengalaminya.

Saat hamil kondisi hormon mengalami perubahan drastis. Salah satu efeknya adalah terjadi keputihan yang menurut Kerry Harris, seorang bidan asal Vancouver, merupakan hal wajar.

" Jenis keputihan yang berhubungan dengan kehamilan ini disebut leukorea. Ini adalah salah satu gejala awal kehamilan dan sering meningkat menjelang akhir trimester ketiga," ungkapnya seperti dikutip dari Todays Parent.

Kadar estrogen pada tubuh yang meningkat selama kehamilan, akan meningkatkan aliran darah ke daerah panggul dan merangsang selaput lendir. Harris mengatakan bahwa ini menjadi sistem pembersihan diri, yang membantu mencegah infeksi dengan membuang bakteri

Termasuk menjaga miss v pada tingkat pH normal dan menyingkirkan sel-sel mati. Bila kondidi keputihan selama masa kehamilan adalah tidak terlalu banyak, berwarna putih susu dan berbau ringan atau tidak berbau, itu adalah keputihan normal.

" Semua normal, dan itu bisa meningkat semasa kehamilan, jika berubah, bicarakan dengan bidan atau dokter," kata Harris.

Namun bila keputihan terasa janggal, seperti sangat banyak, tampak seperti keju, berwarna kehijauan atau kekuningan, menyebabkan gatal-gatal atau sakit pada vagina, berbau tidak sedap atau memiliki bau yang kuat, harus segera diperiksa.

Kondisi tersebut dapat jadi pertanda infeksi, seperti infeksi ragi atau vaginosis bakteri. Jika mengeluarkan cairan yang sangat encer, hubungi dokter segera. Karena itu bisa berarti ada kebocoran cairan ketuban dan perlu dipantau.

Laporan Mega Rasmiyati

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival

Jangan Lewatkan