Penting Diperhatikan Agar Vaksin Si Kecil Bekerja Efektif

Orangtua tak perlu panik jika si kecil mengeluh bengkak atau suhunya naik setelah divaksin.

Mutia
| 9 Februari 2018 08:02

Dream - Setiap orang tua tentu ingin agar anaknya selalu sehat. Berbagai upaya dilakukan mulai dari pemberian gizi seimbang hingga vaksinasi. Terutama untuk mencegah serangan penyakit menular.

Tapi, bagaimana agar vaksinasi berjalan dengan efektif?

" Vaksinasi sebaiknya dilakukan tanpa ditunda. Batuk, pilek dan diare tidak masalah, masih boleh ikut vaksin. Kebanyakan justru menunda, hingga pada akhirnya anak bisa sakit duluan,"
kata Arifianto, dokter Spesialis Anak dalam acara Media Workshop Bio Farma, di Cirebon, Jawa Barat.

Orangtua juga sebaiknya meminta penjelasan dokter terkait efek yang mungkin timbul pasca vaksinasi. Hal ini agar tak muncul kepanikan ketika anak mengalami keluhan setelah vaksinasi.

Sementara dr. Novilia Bachtiar, Kepala Divisi Surveilens dan Uji Klinik Bio Farma mengatakan bahwa vaksin akan langsung bekerja tepat setelah dimasukan ke dalam tubuh. Itulah mengapa,
bisa timbul reaksi lokal seperti luka atau bengkak di area sekitar vaksin.

" Untuk mencapai kadar optimal pada pada usia sebulan setelah imunisasi terakhir. Misalnya DPT, dia akan optimal sebulan setelah imunisasi yang ketiga," kata dr. Novi di acara Media
Workshop Bio Farma, Cirebon, 7 Februari 2018.

Novi juga berpesan mendapatkan vaksin yang aman, ada baiknya untuk mendapatkan melalui jalur pemerintahan, seperti di puskesmas atau rumah sakit pemerintah. Sebab, vaksin di jalur pemerintah sudah dapat dipastikan keasliannya. Hal ini mengingat ramainya kasus vaksin palsu beberapa tahun lalu.

" Kalau pakai vaksin di jalur pemerintahan itu tidak ada yang dipalsukan," ia menambahkan.

Laporan Annisa Mutiara

Q&A - Nostalgia Eiffel I'm In Love (Part 2)

Jangan Lewatkan