Pengalaman Andien Bawa Kawa Lari Maraton 10 Km

Awalnya Andien ragu, tapi dua adiknya memotivasi dan menemaninya selama maraton.

Mutia Nugraheni
| 30 Oktober 2017 11:51

Dream - Lari maraton sejauh 10 kilometer tentu bukan hal yang mudah. Apalagi mampu menyelesaikan sampai finish dan membawa balita. Namun hal tersebut bisa dilakukan Andien. Pada Minggu, 29 Oktober 2017 kemarin, Andien bersama Anaku Askara Biru atau akrab disapa Kawa, bisa menaklukan Jakarta Marathon.

Dengan menggunakan stroller khusus bayi yang nyaman dibawa lari, Andien mampu menyusuri jalur lari yang ditentukan panitia dengan titik star di Monas. Marathon kali ini merupakan pertama kali bagi Andien.

Ternyata sang adik, Diego, yang baru pulang dari luar negeri memotivasinya untuk ikut. Diego yang jarang bertemu Kawa ingin mempersembahkan medali untuk keponakannya.

 

Ini semua berawal dari ide spontan @diegoyanuar yang kepikiran pas pulang ke Jakarta pengin race bareng dan mempersembahkan medali dia buat Kawa. Menarik, tapi kalo untuk dibawa marathon saya agak was-was juga. Belum lagi kalo tiba-tiba Kawa mau nyusu, berarti mesti ada saya dong yah. Akhirnya saya memutuskan ikutan, begitu pula adik saya yang paling kecil. - Anyway, saya belum pernah ikutan race-race semacam ini. Jadi buat saya pilihan 10K itu udah kayak supeerr woww banget (maklum bukan anak lari �). Dan saya yakin, lari tanpa persiapan bukan ide yang bagus. Akhirnya sejak 1,5 bulan lalu saya intensif drilling 2x seminggu untuk menghadapi race kali ini. Sempet pinjem stroller khusus lari juga ke @therealdisastr @reinawardhana dan Kawa sempet sekali nyoba strollernya sambil kita lari 3K. Sama sekali nggak mudah buat saya mbagi waktu latihannya, karena berarti sehabis subuh saya udah mesti drilling lari, sebelum semua kegiatan peribu-ibuan dimulai � - Hari ini, semua capek pada saat latihan seketika menjadi pelajaran berharga yang seru! 10K Alhamdulillah kita laluin dengan lancar dan menyenangkan. Kawanya juga sangat kooperatif (thanks Kaw!) - Tanpa bermaksud apa-apa, semoga apa yang saya jalanin kali ini bisa menjadi motivasi buat semuanya. Pada awalnya saya juga pesimis, tapi ternyata kalo kita mau dan berusaha, pasti bisa dan ada jalannya. Yeay!! Semangat semuanya!

A post shared by Andien Aisyah (@andienaisyah) on

"Ini semua berawal dari ide spontan @diegoyanuar yang kepikiran pas pulang ke Jakarta pengin race bareng dan mempersembahkan medali dia buat Kawa. Menarik, tapi kalo untuk dibawa marathon saya agak was-was juga. Belum lagi kalo tiba-tiba Kawa mau nyusu, berarti mesti ada saya dong yah. Akhirnya saya memutuskan ikutan, begitu pula adik saya yang paling kecil," tulis Andien di akun Instagramnya.

Andien pun mengungkap kalau sempat ragu untuk mengikuti ajang marathon apalagi sampai 10 km dengan membawa Kawa. Namun adik-adiknya menyemangati dan ia pun melakukan latihan intensif 1,5 bulan sebelumnya.

"Sejak 1,5 bulan lalu saya intensif drilling 2x seminggu untuk menghadapi race kali ini. Sempet pinjem stroller khusus lari juga ke @therealdisastr @reinawardhana dan Kawa sempet sekali nyoba strollernya sambil kita lari 3K. Sama sekali nggak mudah buat saya bagi waktu latihannya, karena berarti sehabis subuh saya udah mesti drilling lari, sebelum semua kegiatan peribu-ibuan dimulai," ungkap Andien.

Hasilnya sangat memuaskan bagi Andien. Ia bersama dua adiknya, Diego, Dias dan tentunya Kawa, berhasil menyelesaikan finish 10K. Keren Andien!

Insiden Menyakitkan Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa

Jangan Lewatkan