Penasaran dengan Tahapan Program Bayi Tabung? Yuk Cari Tahu

DIbutuhkan kesiapan mental dan kekompakan pasangan untuk menjalaninya.

Mutia Nugraheni
| 5 Februari 2021 08:03

Dream – Tak semua pasangan bisa mendapatkan keturunan dengan mudah. Teknologi kedokteran khususnya seputar reproduksi memungkin pasangan suami istri yang tak bisa hamil secara alami, bisa mendapatkan anak dengan program bayi tabung In Vitro Fertilization (IVF).

Apa itu bayi tabung? Bayi tabung adalah metode reproduksi berbantu yang mempertemukan sperma dan sel telur di luar tubuh manusia, kemudian setelah terjadi pembuahan sejumlah 2-3 embrio akan ditanamkan kembali ke dalam rahim calon ibu.

" Bayi tabung merupakan terapi reproduksi pembantu yang memiliki peran penting untuk membantu para pasangan yang mengharapkan keturunan,” ujar dr. Yassin Yanuar, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi dan Reproduksi, pada peluncuran RS Pondok Indah IVF Center Kamis, 4 Februari 2021 melalui Zoom.

Pada bayi tabung peluang kehamilan, sebesar 30-40 persen atau lebih pada setiap siklus kehamilan. Sebelum melakukan program bayi tabung atau IVF, pasangan diwajibkan melakukan pemeriksaan lebih dulu untuk mengetahui kondisi masing-masing secara detail dan mendapat penanganan dengan tepat.

" Kami di RSPI IVF Center menerapkan terapi gangguan kesuburan secara berjenjang. Tak semua pasien harus bayi tabung. Dibutuhkan pemeriksaan lengkap, terapi berjenjang. Obat-obatan dulu, atur hubungan seksualm, bisa juga inseminasi," kata dr. Yassin.

 

Selanjutnya :

Tahapan Bayi Tabung

BERANI BERUBAH: Ketika Bisnis dan Beramal Bersatu

Jangan Lewatkan