Pemeriksaan Medis Penting Demi Mendapatkan Buah Hati

Dokter sangat merekomendasikan agar pasangan segera memeriksakan diri jika satu tahun menikah dan belum ada tanda-tanda kehamilan.

Mutia Nugraheni
| 2 April 2018 16:04

Dream – Memiliki buah hati jadi salah satu harapan dari pasangan suami istri. Namun setelah pernikahan berjalan lebih dari satu tahun dan tak menggunakan alat kontrasepsi sama sekali, kehamilan tak kunjung terjadi.

Apa yang harus dilakukan? Dokter sangat merekomendasikan agar pasangan segera memeriksakan diri jika satu tahun menikah dan belum ada tanda-tanda kehamilan. Sederet pemeriksaan sebaiknya dilakukan.

Sebaiknya jangan menunda. Makin muda usia saat program kehamilan, maka kesempatan untuk berhasilnya semakin tinggi. Ada rangkaian pemeriksaan penting yang sebaiknya dilakukan pasangan yang sedang berusaha mendapatkan buah hati.

Periksa dokter kandungan
Hal pertama yang dilakukan, buatlah janji dengan dokter kandungan. Catat juga kapan haid terakhir, obat-obatan yang dikonsumsi termasuk riwayat penyakit. Jika memang secara rutin mengonsumsi obat tertentu, bawa obat tersebut.

Beberapa obat diketahui bisa berdampak negatif pada kesuburan. Saat memeriksakan diri dengan dokter kandungan, jangan segan untuk menceritakan kondisi seksual dan reproduksi. Misalnya ada keluhan libido rendah, atau rasa sakit saat berhubungan, ungkapkan secara detail pada dokter.

Jika memang menurut dokter tak ada masalah serius, biasanya hanya diberi vitamin penyubur. Tapi jika dirasa butuh pemeriksaan lebih lanjut, maka akan direkomendasikan sejumlah tes kesuburan, baik pada suami maupun istri.

Tes kesuburan
Untuk tes kesuburan ini pada perempuan bisa dilakukan berupa tes ovulasi, pemeriksaan cadangan sel telur pada ovarium, pemeriksaan hormon, HSG dan ultrasonografi. Sementara pada pria tes berupa analisis sperma, USG, pemeriksaan hormon, serta pemeriksaan genetik.

Perawatan kesuburan
Apabila dokter memang menemukan masalah kesuburan baik pada suami atau pun istri maka perawatan yang akan diberikan berdasarkan analisis tes yang sebelumnya sudah dilakukan. Untuk perawatan dan konsultasi sebaiknya dilakukan dengan dokter obstetri dan ginekologi sub spesialis infertilitas.

Keahliannya sangat spesialis yaitu menemukan masalah infertilitas dan mencari solusi yang paling tepat. Untuk lebih praktis, bisa juga mendatangi secara khusus klinik perawatan infertilitas.

Laporan: Dina Nazhifah

Sumber Very Well

Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker

Jangan Lewatkan