Melatih Sikap Siaga Bencana untuk Anak

Anak jadi tidak panik dan mampu bersikap sigap.

Annisa Mutiara Asharini
| 9 April 2019 16:18

Dream - Pengetahuan siap siaga bencana bencana menjadi hal yang baik untuk diajarkan pada anak untuk dapat mengenal dan memahami saat terjadinya bencana.

Pembelajaran sejak dini dapat mengurangi risiko kepanikan dengan menumbuhkan reaksi yang tepat saat ada musibah.

Seperti yang dikatakan oleh Herman selaku Staff Bidang Relawan PMI DKI Jakarta, membekali anak-anak dengan mitigasi bencana dengan bahasa sederhana dapat membuat mereka lebih siaga. Orang tua dapat memulainya ketika si kecil masuk sekolah dasar.

" Siaga bencana diperkenalkan kepada anak-anak yang hidup di area rawan bencara, bukan menghindari bencananya melainkan mengurangi resiko yang ada," ujar Herman di acara Hansaplast Pertolongan Pertama, Sentul, Jawa Barat, pekan kemarin.

Salah satu materi sederhana yang bisa diajarkan adalah penanggulangan terhadap bencana banjir.

 Hansaplast

Foto: Tri Yuniwati Lestari

Edukasi yang diberikan kepada anak-anak saat banjir datang adalah mencari tempat yang aman, yaitu tempat yang lebih tinggi, ambil tas siaga, serta jaga sanitasi di posko keselamatan. Misalnya, tidak meminum air mentah langsung dari sumur karena mengandung banyak bakteri.

Herman berharap setiap anak bisa menjadi pahlawan bencana. Tidak hanya sigap saat bencana datang, minimal bisa menyebarkan ilmu kepada orang lain seperti teman dan keluarga.

Selanjutnya :

Program Anak Siaga Hansaplast

Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri

Jangan Lewatkan