Pemakaian Pil Kontrasepsi Bisa Jadi Tak Efektif Jika...

Ketahui penyebab pil kontrasepsi tak bekerja secara maksimal.

Mutia Nugraheni
| 9 April 2018 16:03

Dream – Pil boleh dibilang salah satu pengontrol kehamilan yang cukup praktis. Tinggal membeli, mengonsumsinya sebelum berhubungan dan bisa digunakan tanpa perlu bantuan tim medis.

Level efektivitas pil sebagai pengontrol kehamilan bisa mencapai 98 persen. Tapi angka tersebut bisa menurun atau malah tak berguna sama sekali dan membuat kehamilan terjadi. Ingin tahu penyebabnya?

Dosis tak tepat
Salah seorang asisten profesor kebidanan, Fahimeh Sasan mengatakan bahwa kegagalan dari menggunakan pil KB ialah jika tidak meminumnya setiap hari. Ketika seseorang lupa meminum pil, bukan berarti sebentar lagi ia akan segera hamil, tetapi efektivitas dari pil tersebut akan menurun. Jika lupa minum selama dua hari berturut-turut, boleh dibilang tak ada sama sekali kontrasepsi.

Gangguan pencernaan
Selain dari alat, penyebab bisa muncul dari kondisi kesehatan, salah satunya gangguan pencernaan. Menurut beberapa ahli, ketika mengalami gangguan, seperti diare atau atau muntah, maka dianjurkan untuk mengganti alat kontrasepsi. Karena jika terus-terus mengonsumi pil KB dengan kondisi seperti ini, pencernaan tidak bisa menyerap zat dan kandungan secara optimal yang ada dalam pil

Tempat penyimpanan yang salah
Seperti menyimpan makanan dan minuman, pil kontrasepn pun harus disimpan di tempat yang benar. Jangan simpan di suhu yang terlalu dingin atau basah, seperti lemari pendingin. Simpanlah di laci lemari dan pastikan tidak ada benda tajam di sekitarnya, seperti jarum, peniti, bahkan pisau cukur.

Cek kedaluwarsa
Ketika membeli atau memakan sesuatu, pastinya kita memeriksa tanggal kedaluwarsanya terlebih dahulu. Begitu pula dengan alat kontrasepsi, seperti kondom dan pil KB. Perhatikan tanggal kedaluwarsa yang tertera di kemasan. Jangan sampai mengonsumi pil yang sudah lewat tanggal kedaluwarsanya.

Sumber: Baby Gaga

Laporan Dina Nazhifah

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan