Patch Pereda Nyeri, Amankah untuk Ibu Hamil?

Muncul kekhawatiran penggunaan patch bisa berdampak buruk pada kondisi janin.

Mutia Nugraheni
| 24 Februari 2017 14:02

 

Dream - Tubuh saat hamil memang lebih cepat lelah dan pegal. Salah satu cara untuk meredakannya adalah dengan pijat. Ada juga yang lebih mengambil langkah praktis yaitu menggunakan patch pereda nyeri, yang banyak beredar di pasaran.

Untuk ibu hamil banyak yang ragu untuk menggunakannya. Hal ini karena muncul kekhawatiran bisa berdampak buruk pada kondisi janin. Terkait hal ini, Josia Nathanael, Product Manager PT. Hisamitsu Pharma Indonesia, produsen patch Salonpas menjelaskan bahwa pada umumnya produk tersebut aman bagi siapa saja.

" Salonpas sebenarnya aman untuk siapa saja karena obat luar. Tapi untuk ibu hamil harus dikonsultasikan pada dokter terlebih dahulu," katanya di acara Kidzania dan Salonpas, 23 Febuari 2017.

Ada beberapa dokter yang berpendapat kalau pemakaian patch tak masalah selama tidak di area perut dan punggung. Tapi ada juga tak merekomendasikannya. Mengingat kondisi ibu hamil berbeda-beda tiap invidu, sebelum memakai patch, ibu hamil sebaiknya menanyakan dulu pada dokter atau bidan. Hal ini demi kondisi kesehatan ibu dan janin.

Pemakaiannya juga harus sangat hati-hati jika ibu memiliki kulit yang sangat sensitif, karena patch yang panas bisa menyebabkan iritasi. Untuk pemakaian setelah melahirkan, Josia mengungkap tak masalah. Rasa lelah dan pegal bisa berkurang dengan penggunaan patch.

" Kalau untuk ibu setelah melahirkan, itu sangat aman," ujarnya.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak

Jangan Lewatkan